Showing posts with label Kista. Show all posts
Showing posts with label Kista. Show all posts

Sunday, March 7, 2010

Perbedaan antara Kista, Mioma, Tumor


Kista, Mioma, dan Tumor mempunyai perbedaan yaitu:
Kista adalah tumor berupa kantong yang berisi cairan. Organ reproduksi yang dapat mengalami kelainan berupa kista adalah ovarium atau indung telur. Kista dapat bersifat jinak, dapat pula ganas. Kista ovarium juga beragam jenisnya, tergantung dari jaringan yang membentuknya dan jenis cairan yang ada di dalamnya. Misalnya, kista endometriosis yang cairannya berupa darah haid dan kista dermoid yang terdiri dari jaringan gigi, rambut, dan lemak.

Mioma uteri adalah tumor jinak di jaringan otot rahim (miometrium). Jadi, tumor ini mengenai organ rahim. Mioma uteri kebanyakan terjadi pada masa reproduksi dan pembesarannya berkaitan dengan hormon estrogen. Mioma pada rahim dapat mengganggu kehamilan, yaitu menyebabkan kelainan letak janin (posisi janin melintang). Pada wanita yang tidak hamil, mioma pun dapat menyebabkan kelainan, yaitu kelainan haid (haid menjadi tidak teratur atau bertambah banyak). Hal ini sangat tergantung dari ukuran dan letak mioma.

Tumor adalah segala penumbuhan jaringan yang berlebihan yang membentuk massa tertentu di bagian tubuh mana pun.

Kista dan mioma termasuk jenis tumor yang angka kejadiannya cukup tinggi pada alat reproduksi. Kista ovarium dan mioma uteri dapat mengganggu proses reproduksi untuk terjadinya kehamilan. Bila terjadi kehamilan, kedua tumor ini dapat mengganggu kehamilan.
Contoh kehamilan dengan mioma uteri dapat mengakibatkan keguguran, sedangkan kehamilan dengan kista ovarium yang cukup besar dapat mengalami kista terpuntir yang merupakan kondisi akut, dan mungkin akan menghalangi bayi untuk lahir normal.
Apakah semua kista atau mioma harus dioperasi untuk diangkat? Jawabannya tergantung Anda.

Continue reading...

Wednesday, February 24, 2010

Apa Kista & Mengapa Terjadi Kista?


  1. Kista merupakan suatu benjolan yang tumbuh di jaringan normal dan merupakan suatu keadaan yang abnormal.
  2. Isi dari kista biasanya cairan seperti minyak yang diselaputi oleh lapisan yang tebal atau yang tipis.
  3. Kista dapat menyerang wanita pada usia berapa saja (itu sebabnya pemeriksaan dini diperlukan agar bisa ditangani lebih awal)
  4. Seorang perempuan yang didiagnosis menderita kista biasanya berusia sekitar 20–30 tahun.
  5. Biasanya perempuan yang memiliki kista, jika dilihat dari silsilah keluarganya, ada ibu atau nenek yang mengalami gejala kista serupa.
  6. Penyebab dari kista sebenarnya belum jelas, ada yang mengatakan akibat benturan sehingga tumbuh lapisan di tempat benturan ada yang menyebutkan sebagai awal dari suatu penyakit kanker.
  7. Kista pada indung telur bila telah diangkat masih memungkinkan seseorang mempunyai keturunan asalkan indung telurnya tidak ikut diangkat.
  8. Kista dapat memberikan berbagai keluhan seperti nyeri sewaktu haid, nyeri perut bagian bawah, sering merasa ingin buang air besar atau kecil, dan pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut.
  9. Untuk jenis kista folikel, biasanya tidak memberikan rasa nyeri. Sehingga kebanyakan penderita tidak menyadarinya. Tetapi, jika kista pecah penderita akan merasa nyeri yang berlebihan bila melakukan aktivitas yang berat.
  10. Kista korpus luteum umumnya memberikan nyeri hanya pada satu sisi dari perut bagian bawah. Penderita juga mengalami perubahan pola haid, misalnya terlambat haid atau pendarahan diantara periode haid.
  11. Penderita kista yang mengalami pendarahan vagina yang hebat dan tidak teratur jika berlangsung terus menerus dapat mengakibatkan anemia.
  12. Penderita kista mengalami nyeri perut yang hebat dan disertai dengan mual dan muntah.
  13. Pembesaran perut juga sering terjadi pada beberapa jenis kista yang cenderung tumbuh makin besar.
  14. Penyembuhan kista dengan cara operasi untuk membuang kistanya.
  15. Jika keadaan kistanya kecil, dapat dideteksi dengan HSG (semacam USG), tapi kalau besar biasanya ada pembengkaan atau pembesaran disekitar sumber kista.
Perempuan yang memiliki kista di dalam ovariumnya akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut:
  1. Mengalami menstruasi yang tidak teratur dan abnormal secara periode
  2. Terdapat masa absen, biasanya (tetapi tidak selalu) terjadi setelah satu atau lebih masa menstruasi normal
  3. Timbul jerawat yang parah dan sangat mengganggu
  4. Ukuran payudara mengalami penyusutan
  5. Mengalami perkembangan pada karakteristik lelaki (virilization), seperti tumbuh rambut di sekujur tubuh dan wajah, suara berubah menjadi keras dan dalam, ukuran cilitorus membesar.
  6. Menderita Diabetes
  7. Rambut tumbuh menjadi lebih tebal
  8. Mandul atau tidak mempunyai keturunan meski sudah melakukan pengobatan
  9. Kandungan hormon insulin sangat sedikit
  10. Mengalami kegemukan atau obesitas
Komplikasi yang ditimbulkan oleh kista :
  1. Berisiko terkena kanker endometrial
  2. Terjadi kemandulan
  3. Ada hubungannya dengan obesitas; tekanan darah yang meningkat
  4. Terkena diabetes
  5. Beresiko terkena kanker payudara
Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada