Showing posts with label Penyebab. Show all posts
Showing posts with label Penyebab. Show all posts

Saturday, February 12, 2011

Cause Of Headache


Hati-hatilah bila sering mengalami sakit kepala. Gangguan kesehatan ringan ini sebenarnya bisa merupakan salah satu gejala dari penyakit yang lebih besar. Hal ini ada hubungannya dengan pengelompokan dua jenis sakit kepala. Sakit kepala utama disebabkan oleh disfungsi atau aktivitas yang berlebihan dari fitur-fitur yang sensitif terhadap rasa sakit di kepala. Pada kelompok kedua, yang juga lebih jarang, disebabkan oleh penyakit yang mendasar.

Ada lima jenis sakit kepala, yang penekanannya berangkat dari bagaimana rasa sakit itu dihasilkan. Menurut Clinical Methods, rasa sakit juga bisa terjadi pada setiap bagian dari kepala, termasuk kulit, otot-otot, pembuluh darah, sinus, struktur gigi, dan saraf-saraf wajah.

1. Vaskular, penyebab migrain
Rasa sakitnya disebabkan oleh pembesaran pembuluh darah di dalam kepala. Tipe paling populer dari sakit kepala vaskular adalah migrain, yang menurut American Headache Society dialami sekitar 28 juta orang di Amerika. Migrain bisa kambuh, dan jika sedang muncul baru akan sembuh setelah 4-72 jam. Rasa sakitnya antara sedang sampai parah, dengan rasa berdenyut-denyut yang timbul pada satu atau dua sisi kepala. Gejala lain dari migrain adalah mual, muntah, dan sensitif terhadap cahaya atau suara. Sebanyak 3 dari 4 penderita migrain adalah perempuan. Artinya, lebih banyak perempuan yang mengalami migrain daripada pria.

2. Cluster
Sakit kepala jenis ini adalah tipe lain dari sakit kepala vaskular. Namun kebalikan dari migrain, penyakit ini lebih banyak mendera kaum pria. Rasionya enam banding satu, demikian menurut Cluster Headache Support Group. Rasa sakit yang begitu menyiksa, bisa berlangsung selama 15-180 menit. Biasanya terjadi pada satu sisi kepala, di belakang mata, atau pada daerah pelipis. Sakit kepala biasa terjadi pada waktu-waktu tertentu, seringkali saat jam-jam tidur, selama 4-8 minggu.

3. Myogenik
Saat bekerja, Anda pasti sering merasa leher dan pundak Anda kaku. Kadang-kadang diikuti dengan sakit kepala. Sakit kepala jenis ini memang sering dianggap sebagai ketegangan akibat otot-otot yang menegang di leher, pundak, kulit kepala, atau rahang. Pemicunya bukan sekadar cara duduk yang salah, tetapi juga stres, gelisah, atau depresi. Tidak heran bila sakit kepala ini termasuk yang paling umum, dengan intensitas ringan hingga sedang. Pada sebagian orang, rasa sakit juga diikuti dengan menurunnya nafsu makan.

4. Peradangan
Inilah urutan kedua sakit kepala yang disebabkan oleh penyakit atau kelainan yang menghasilkan peradangan di dalam kepala. Tipe sakit kepala akibat peradangan yang paling umum adalah sakit kepala akibat sinus, yang disebabkan oleh peradangan pada sinus dan diperparah dengan reaksi alergik. Penyebab lain dari sakit kepala jenis ini adalah meningitis, dimana terjadi peradangan dari membran yang mengelilingi otak dan saraf tulang belakang.

5. Traction
Biasanya disebabkan oleh lesi yang menekan struktur dan pembuluh darah di kepala. Tumor metastatik (tumor maligna yang menyebar ke bagian tubuh lain), abses, atau hematoma (pembengkakan lokal yang terisi darah), bisa menyebabkan sakit kepala jenis ini. Rasa sakitnya akan lebih parah pada pagi hari, dan menjadi lebih parah saat pengidapnya batuk, buang air kecil, atau mengejan.

Sumber: Kompas 2010
Continue reading...

Thursday, May 20, 2010

Keringat Berlebihan / Hiperhidrosis


Keringat yang berlebih sering menimbulkan masalah, selain menimbulkan bau badan juga menyebabkan perasaan tidak nyaman dan kurang percaya diri. Keringat diproduksi oleh kelenjar keringat/kelenjar sebacea. Letaknya berada di jaringan bawah kulit. Kelenjar keringat memproduksi cairan keringat dari susunan syaraf otonom, yang bekerja diluar kesadaran manusia (contoh: adanya detak jantung, gerak usus, gerak nafas serta keinginan buang air kecil atau besar).

Tips mengurangi keringat berlebih:
  1. Hindari Mengkonsumsi Makanan Pedas: Bahan kimia yang terkandung dalam makanan pedas dapat menyebabkan suhu tubuh meningkat sehingga otak bereaksi cepat dan mengeluarkan keringat berlebih. Untuk itu hindari asupan jenis makanan ini.
  2. Diet dan olahraga: Umumnya mereka yang mengalami obesitas cenderung mudah berkeringat dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal. Asupan makanan yang berlebih menjadi penyebab keringat berlebih, karena makanan tersebut sulit dicerna sehingga metabolisme tubuh bekerja lebih keras dan suhu tubuh pun memanas. Untuk itu ganti menu makanan dengan berbagai jenis sayuran dan buah-buahan.
  3. Konsumsi buah anggur: Buah anggur memiliki kemampuan untuk menjaga suhu tubuh tetap normal. Jus anggur ini bisa diganti dengan jus tomat karena komposisi hampir sama dengan anggur. Kedua buah tersebut baik untuk menghilangkan keringat secara alami.
  4. Hindari minuman berenergi dan kopi: Karena dapat mempercepat laju sistem syaraf yang berperan penting dalam meningkatkan suhu tubuh.
  5. Gunakan Tawas untuk membatasi keringat di ketiak: Tawas bisa membuat ketiak anda tetap kering dan tidak lembab. Untuk itu gunakan setiap saat agar ketiak anda tetap kering, maka produksi keringat pada lipatan ketiak tidak tercampur dengan bakteri.
  6. Kenakan busana yang terbuat dari bahan katun atau wool, dan hindari bahan sintesis: Bahan katun atau wool dapat menjaga sirkulasi udara sehingga tubuh mudah bernafas. Jenis bahan ini mudah menyerap keringat berlebih sehingga menghindari tubuh dari bau badan.
Hal yang menyebabkan keringat yang berlebihan:
  1. Makanan atau minuman tertentu yang mengandung kafein atau alkohol bisa membuat kita berkeringat. Makanan pedas juga bisa menyebabkan berkeringat.
  2. Obat-obatan: Seperti beberapa obat anti-psikosa yang digunakan untuk mengobati kelainan jiwa, morfin, tiroksin dosis tinggi dan overdosis obat pereda nyeri (misalnya aspirin dan asetaminofin).
  3. Menopause: Wanita yang memasuki masa menopause bisa mengalami hot flashes, dimana terjadi peningkatan suhu kulit yang disertai dengan keringat dan kegerahan. Hal ini terjadi karena adanya penurunan kadar estrogen.
  4. Hipoglikemia: Kadar gula darah yang rendah sering dijumpai pada penderita diabetes yang mengkonsumsi insulin atau obat anti-diabetes-oral. Gejala awalnya adalah berkeringat, badan gemetaran, lemah, lapar dan mual. Hipoglikemia juga bisa terjadi setelah makan, terutama pada orang-orang yang telah menjalani pembedahan lambung atau usus.
  5. Demam: Terjadi jika suhu tubuh naik sampai diatas batas normal. Demam bisa terjadi pada berbagai jenis infeksi batreri dan virus. Pada saat suhu tubuh mulai turun kembali, bisa disertai dengan keringat yang berlebihan.
  6. Hipertiroidisme: Kadang kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang banyak. Hal ini bsa menyebabkan penurunan berat badan, denyut jantung yang cepat atau tidak teratur, gelisah, peningkatan kepekaan terhadap panas dan keringat yang berlebihan.
  7. Serangan jantung: Terjadi jika aliran darah ke otot jantung berkurang. Gejalanya adalah nyeri dada yang menyebar ke bahu, lengan atau punggung, sesak nafas dan keringat berlebihan.
  8. Tuberkulosis: Gejalanya adalah berkeringat di malam hari.
  9. Malaria: Gejala malaria berhubungan dengan siklus hidup parasit penyebabnya. Pada awalnya penderita menggigil, sakit kapala, mual dan muntah; ketika suhu tubuh mulai turun, akan keluar banyak keringat.
Continue reading...

Tuesday, March 23, 2010

Epistaxis Atau Mimisan


Epistaxis atau mimisan/hidung berdarah adalah suatu keadaan dimana hidung mengalami pendarahan yang darahnya keluar melalui lubang hidung. Mimisan kadang terjadi pada anak tanpa ada kelainan pada hidung atau penyakit darah. Tiba-tiba saja anak mengalami mimisan, terutama bila udara panas, terkena panas matahari dan lain-lain. Darah akan berhenti setelah ditekan pada cuping hidung. Untuk kasus mimisan seperti ini akupunktur memberi efek penyembuhan yang baik.

Mengapa Epistaxis/Mimisan terjadi :
  1. Menderita demam : Demam biasanya ditandai dengan suhu tubuh yang meningkat, sehingga tubuh terasa panas dan hal itu dapat menyebabkan selaput lendir hidung mengering. Keringnya selaput lendir hidung tersebut menyebabkan pembuluh darah dihidung mudah pecah.
  2. Infeksi lokal saluran hidung
  3. Luka akibat kecelakaan atau terbentur dengan benda keras, dipukul dan dihantam yang mengenai hidung
  4. Mengorek-ngorek lubang hidung, sehingga menyebabkan selaput lendir di hidung pecah.
  5. Peradangan pada hidung yang menyebabkan pembuluh darah mudah pecah.
  6. Infeksi seperti pilek juga menyebabkan pembuluh darah di hidung cenderung lebih rapuh.
  7. Pendarahan bisa juga terjadi karena tekanan darah tinggi.
  8. Akibat trauma atau terbentur benda-benda keras dihidung.
  9. Lepasnya lapisan mukosa hidung yang mengandung banyak pembuluh darah kecil.
Faktor yang menyebabkan seseorang menderita Epistaxis/mimisan :
  1. Karena faktor organik atau adanya kelainan organ : yaitu kelainan organ bawaan terlihat sejak usia dini (biasanya terjadi pada usia balita atau anak usia aktif), anak dipastikan sering mengalami mimisan. Sewaktu anak mengalami stres, saat sedang beraktivitas atau pada saat teriritasi maka anak tersebut akan mengalami mimisan.
  2. Adanya gangguan medik atau pembekuan darah : yaitu saat sedang beraktivitas sehari-hari, manusia membutuhkan faktor pemeliharaan pembekuan darah, contohnya pada kasus demam berdarah trombosit menjadi rendah karena dimakan oleh virus. Setelah virus bereaksi menutup luka, maka akan timbul faktor yang kedua, yaitu pembekuan darah.
Bagaiman cara kita untuk mencegah terjadinya mimisan:
  1. Jangan mengorek atau memasukkan sesuatu ke dalam lubang hidung.
  2. Bersin dengan mulut terbuka
  3. Saat demam dan suhu tubuh meningkat, kompres untuk menormalkan suhu tubuh. Sebab suhu tubuh yang meningkat dapat menyebabkan selaput lendir hidung mengering dan mempermudah pecahnya pembuluh darah yang menimbulkan mimisan
  4. Menggunakan pelembab udara jika tinggal di daerah panas.
Yang dapat kita lakukan jika terjadi mimisan:
  1. Posisi duduk, kepala ditundukkan jauh ke depan. Kepala jangan sampai terangkat karena darah dapat mengalir ke belakang tenggorokan dan pasien bisa muntah.
  2. Bernapas dari mulut (ini juga memberi efek menenangkan) dan tekan batang hidungnya.
  3. Jangan diajak berbicara, menelan, meludah, batuk, maupun bersin karena bisa mengganggu proses pembekuan darah.
  4. Berikan lap yang bersih atau tisu untuk membersihkan darah.
Tumbuhan obat yang dapat menghentikan pendarahan mimisan:
1. Satu lembar daun sirih yang agak muda dilumatkan, kemudian digulung untuk menyumbat hidung yang berdarah.
2. Akar alang-alang segar dicuci bersih dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa kira-kira 200 cc, kemudian disaring dan diminum setelah dingin.
3. Bunga jengger ayam + daun urang aring masing-masing 15 gram, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.
4. 200 gram akar teratai dibuat jus, airnya diteteskan ke hidung sekitar 2-3 tetes, dan sisanya diminum.

Sarankan pada yang mengalami pendarahan mimisan untuk beristirahat dengan tenang selama beberapa jam dan jangan mengembus dari hidung supaya proses pembekuan darah tidak terganggu. Mimisan dengan pendarahan yang hebat dan sulit dihentikan, harus tetap konsultasi ke dokter.

Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada