Showing posts with label Perawatan. Show all posts
Showing posts with label Perawatan. Show all posts

Wednesday, September 21, 2011

Perawatan Wajah & Kulit


Sebagai perempuan Anda tentu sepakat, kita akan melakukan apa saja supaya tetap terlihat cantik. Banyak pengobatan yg dianggap sebagai ramuan nenek moyang dan diturunkan dari generasi ke generasi. Tetapi sejauh apa kita mengetahui efektivitas di balik tradisi perawatan kulit kita?

Berikut mitos dan fakta, dikutip dari Sally Penford, manajer edukasi di The International Dermal Institute.

Pasta Gigi Bisa Menyembuhkan Jerawat
(Benar dan salah). Pasta gigi biasa tidak bisa dijadikan obat jerawat. Tetapi, menurut Penford, ada beberapa jenis pasta gigi yg ternyata memang bisa membantu. Pasta gigi yang mengandung mentol bisa memberikan efek pendinginan yang meredakan peradangan dengan cara mengeringkan jerawat. Tetapi jangan lupa, tindakan menyumbat pori-pori juga akan berisiko.

Moisturizer Hanya Dipakai Untuk Kulit Kering
(Salah). Menambahkan kelembaban ke kulit berminyak tampaknya bertentangan, tetapi Penford menekankan bahwa semua jenis kulit membutuhkan kelembaban, bukan hanya kulit kering. Pelembab baik untuk kesehatan kulit Anda karena melindungi kulit dari sinar UV, mencegah keriput, dan melembutkan kulit untuk pengaplikasian make-up. Moisturizer juga tersedia dalam berbagai variasi sesuai jenis kulit, termasuk untuk kulit berminyak.

Coklat Membuat Kita Berjerawat
(Salah). Kita memang perlu menjaga agar asupan gula kita tetap rendah. Namun, jenis kakao yg ditemukan di dalam dark chocolate sebenarnya justru menguntungkan bagi kulit. Jenis antioksidan ini mudah dimetabolisasi dan berguna di dalam tubuh. Meskipun begitu, Anda tetap tak disarankan mengkonsumsi coklat dalam jumlah terlalu banyak. Bagaimanapun, makanan ini termasuk tinggi kalori.

Faktor Genetik Akan Menentukan Bagaimana Penuaan Kulit
(Benar dan salah). Faktor genetik memang memainkan peran dalam proses penuaan kulit, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu. Yang benar, faktor-faktor genetik hanya menentukan sekitar 10 persen penuaan kulit, demikian menurut Penford. Sisanya, disebabkan oleh lingkungan kita. Ada berbagai faktor eksternal lain yg memengaruhi cara kulit kita menua. Contohnya, paparan sinar matahari, pola makan yg salah, dan kebiasaan buruk, seperti merokok dan minum minuman alkohol.

Continue reading...

Wednesday, May 18, 2011

Perawatan Blackberry


Tips agar BB kita nggak lemot dan kinerjanya tetap lancar dan stabil, karena BB bukan HP biasa, tetapi sebuah Smartphone. Tips ini berlaku untuk semua type BB, baik Curve, Pearl, Bold maun Storm. Berikut tips nya :
  1. Usahakan tiap 2-3 hari sekali, cabut/lepas batere BB, dan diamkan selama 1-2 menit, ini fungsinya untuk membuang dan menghapus sisa-sisa file yg tidak terpakai akibat proses chatting maupun browsing.
  2. Lakukan secara rutin Clear Log Event dengan cara tekan tombol ALT+L G L G akan muncul dilayar hasil log,tekan tombol logo ,pilih Clear Log (jika bahasa Inggris), atau bersihkan Log (jika bahasa Indonesia), tekan Delete.
  3. Lakukan juga secara rutin Cleaning Memory, dengan cara, pilih Options, Security Options, Cleaning Memory, tekan tombol logo ,pilih Clean Now.
  4. Tiap 2-3 hari sekali, lakukan Host Routing Table, dengan cara pilih Options, Advanced Options, pilih Host Routing Table, tekan tombol logo, pilih Register Now.
  5. Dan setelah step ke 4 diatas, lakukan juga tiap 2-3 hari sekali Diagnostic Test, ini sangat penting. Karena lewat inilah kelihatan dilayar apakah BB kita terkoneksi semua, baik PIN, Register maupun koneksi Email. Dengan cara, pilih Options, Mobile Network, setelah itu tekan logo , pilih Diagnostic Test, lalu tekan lagi tombol logo , pilih RUN,biarkan sampai proses berjalan Completed, jika hasil proses ada yang Abort, ulangi lagi agar hasil jangan sampai ada yang Abort. Itulah tips agar kinerja BB kita lancar, stabil dan tidak lemot.
Continue reading...

Friday, April 15, 2011

Tips Merawat Mobil Matic


Hampir setiap mobil keluaran baru selalu menawarkan dua pilihan persneling atau transmisi, yakni manual dan otomatis (automatic transmission/matic). Dengan transmisi manual, pengemudi harus menginjak pedal kopling sebelum memindah gigi persneling. Sementara dengan transmisi matic, mereka hanya menginjak pedal gas dan gigi persneling berpindah secara otomatis.

Sebagian orang enggan membeli mobil matic karena takut mitos perawatan mahal dan jika rusak tak banyak bengkel yang bisa memperbaiki. "Pendapat ini tak salah karena faktanya di Indonesia belum banyak yang bisa memperbaiki transmisi matic.

Namun, mitos itu baru benar bila persneling matic dibiarkan rusak karena tak tahu cara merawat. "Perawatan mobil matic justru bisa lebih murah daripada manual kalau dilakukan dengan benar. Pada mobil manual, kopling set persneling rata-rata harus ganti setiap dua tahun. Sedangkan mobil matic umurnya bisa lebih lima tahun, bergantung pada pemakaian.

Sebaliknya, orang yang sudah merasakan kenyamanan mobil matic biasanya terlena. Apalagi dengan iming-iming bahasa pemasaran tentang transmisi otomatis "bebas perawatan" atau "berumur seumur hidup", pemakai mobil matic bisa enggan merawat persneling mobil. "Setiap benda buatan manusia pasti ada umur pakainya. Sebagus apa pun transmisi matic kalau dipakai terus-menerus pasti aus, apalagi kalau pemakaiannya tak benar.

Salah satu perawatan mendasar yang jarang diperhatikan adalah penggantian oli secara rutin. Padahal, oli transmisi otomatis (automatic transmission fluid/ATF) adalah komponen vital dalam sistem transmisi matik. Selain berfungsi sebagai pelumas, oli juga berperan sebagai penerus daya gerak mesin karena sekitar 85% kerusakan persneling matic yang masuk bengkel karena kelalaian mengganti oli. 10% sisanya karena faktor usia dan 5% sebab kesalahan pemakaian.

Salah satu kesalahan fatal pengguna mobil matik adalah termakan bahasa iklan, transmisi otomatis tak perlu ganti oli seumur hidup (lifetime). Namun yang perlu dicermati adalah arti kalimat 'seumur hidup'. Ini bukan berarti 'umur hidup' pemakainya, tetapi umur hidup mobil. Bila mobil dirancang memiliki umur hidup 6 tahun, oli transmisi matik-bahkan transmisinya sendiri-didesain untuk bertahan selama 6 tahun, kalau mau berusia lebih panjang dari lifetime itu harus dirawat rutin.

Pemahaman lain adalah menganggap transmisi otomatis tak dilengkapi kopling dan kanvas kopling lagi. Padahal, di transmisi matik jumlah kanvas koplingnya justru lebih banyak dibandingkan dengan transmisi manual. Kanvas-kanvas kopling ini akan saling bergesekan pada saat persneling bekerja menggerakkan mobil. Dari gesekan tersebut, timbul serpihan serbuk halus. Makin tua umur oli, makin berkurang kekentalan dan viskositasnya. Gesekan antar kanvas kopling makin keras dan makin banyak serpihan yang dihasilkan. "Lama-lama serbuk itu menyumbat filter oli sehingga oli tak bersirkulasi sempurna dan kanvas kopling saling bergesekan langsung tanpa dilumasi oli.

Tanda-tanda mulai terjadi kerusakan transmisi matik adalah gejala kopling selip, yang terlihat dari tak berimbangnya putaran mesin dengan laju mobil. Mesin sudah meraung di putaran tinggi, tetapi mobil tak berjalan dengan laju seimbang. Perpindahan gigi persneling juga mengentak, tak halus seperti biasa. "Bisa dicek dengan memasukkan persneling ke posisi D atau R, lalu rem dilepas. Dalam kondisi sehat, mobil langsung bergerak. Bila tidak, patut dicurigai ada masalah di transmisi matik. Dianjurkan pemeriksaan kondisi oli transmisi otomatis secara rutin, juga pada mobil baru. Bila volume oli berkurang atau oli bau gosong, segera bawa mobil ke bengkel.

Pemeriksaan kondisi dan volume oli mobil bisa dilakukan dengan melihat tongkat pengukur (dipstick) yang terletak di ruang mesin di atas bak persneling (gearbox). Pada beberapa tipe mobil lain, terutama buatan Eropa seperti Audi, pemeriksaan dilakukan lewat lubang di bawah gearbox. Untuk itu, mobil harus diangkat hingga ketinggian tertentu sehingga orang bisa masuk kolong mobil. Dianjurkan setiap pemilik mobil matik mengganti oli transmisi setiap 5.000 kilometer (km), bersamaan dengan penggantian oli mesin. Lalu, setiap 20.000 km dianjurkan oli dikuras dan diganti baru, diikuti penggantian filter oli transmisi. "Tujuannya, mengeluarkan serpihan-serpihan itu.

Biaya ganti dan kuras oli matik relatif lebih mahal dibandingkan dengan manual. Pada mobil manual, setiap penggantian oli persneling rata-rata membutuhkan biaya Rp 90.000, sedangkan matik mencapai Rp 150.000-Rp 200.000 . Untuk pengurasan bisa sampai Rp 500.000. Mungkin harga itu sebanding dengan kenyamanan mengemudi mobil matik di jalan macet. Lebih baik Anda mengeluarkan uang untuk perawatan rutin daripada merogoh dompet hingga jutaan rupiah guna perbaikan transmisi matik yang rusak. Biaya overhaul transmisi matik rata-rata Rp 3-5 juta. Itu baru ongkos jasa, belum termasuk penggantian onderdil yang jauh lebih besar. Untuk mobil Eropa, penggantian gearbox matik bisa mencapai Rp 60 juta.

Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada