Showing posts with label gigi. Show all posts
Showing posts with label gigi. Show all posts

Saturday, December 25, 2010

Pembusukan Pada Gigi


Jangan biarkan lubang kecil pada gigi. Pembusukan diawali dengan masalah gigi yang biasanya disepelekan orang. Sebagian orang mengobati masalah lubang pada gigi dengan berbagai cara, tetapi belum tentu masalah tersebut hilang karena dalam mulut terdapat lebih dari 6 milyar mikroba yang berbahaya. Yang perlu dijaga adalah kondisi bakteri tersebut normal.

Bakteri tersebut sebenarnya tidak bermasalah jika jumlahnya seimbang. Tapi, jika tidak harmonis akan muncul gangguan seperti karies (gigi berlubang), penyakit peyangga gigi (periodental) atau infeksi. Karies yang masih kecil dan belum begitu dalam mungkin tidak mengganggu, tetapi jika dibiarkan akan terjadi infeksi/pembusukan. Jika gusi sudah terinfeksi, pembuluh darah yang terbuka karena gusi berdarah menjadi jalan masuk bakteri. Kuman masuk di peredaran darah maka akan mengakibatkan berbagai penyakit.

Macam-macam pembusukan pada gigi:
1. Pembusukan di permukaan yang licin/rata: yaitu jenis pembusukan yang paling bisa dicegah, diperbaiki, dan tumbuhnya paling lambat. Sebuah karies dimulai dengan bintik hitam. Disitu bakteri melarutkan kalsium dari email. Pembusukan jenis ini biasanya mulai pada usia 20-30 tahun.

2. Pembusukan lubang dan lekukan: dimulai pada usia belasan tahun, mengenai gigi tetap dan tumbuhnya cepat. Terbentuk pada gigi belakang, didalam lekukan yang sempit pada permukaan gigi untuk mengunyah, dan bagian gigi yang berhadapan dengan pipi karena di bagian ini sulit untuk dibersihkan.

3. Pembusukan pada akar gigi: Terjadi karena penderita sulit untuk membersihkan daerah pada akar gigi. Biasanya terjadi pada usia pertengahan akhir. Pembusukan akar merupakan jenis pembusukan yang paling sulit dicegah, terjadi pada lapisan gigi yang paling luar dan keras. Tumbuhnya perlahan dan bila menembus ke lapisan kedua (dentin, lebih lunak), pembusukan menyebar cepat dan masuk ke pulpa (lapisan gigi paling dalam yang mengandung saraf dan pembuluh darah).
Continue reading...

Tuesday, January 26, 2010

Kesehatan Gigi


Dengan semakin bertambahnya usia, tidak hanya masalah penyakit degeneratif yang perlu diperhatikan, tetapi kesehatan gigi dan mulut harus dijaga. Karena, saat usia lanjut banyak orang yang mengalami keluhan penurunan fungsi gigi. Penurunan fungsi gigi sebenarnya merupakan bagian dari proses penuaan. Penurunan kondisi tulang dan gigi berkaitan dengan masalah fisiologis, patologis, dan sistematik

Fisiologis menyangkut kondisi normal, artinya proses yang merupakan bagian dari penuaan. Patologi berkaitan dengan kondisi tidak normal, antara lain faktor genetik, kurang nutrisi, dan gaya hidup tidak sehat. Adapun yang dimaksud faktor sistematik adalah penyakit-penyakit seperti diabetes.

Hal-hal tersebut mengakibatkan gangguan metabolisme dan penyerapan kalsium pada tubuh. Salah satu efeknya adalah terjadi pengeroposan pada tulang penyangga gigi. Akibatnya orang yang sudah usia lanjut lebih cepat ompong.

Periode rawan penurunan fungsi tulang dan gigi untuk wanita dan pria berbeda, fungsi tulang dan gigi wanita lazimnya akan mulai menurun pada usia 49 tahun, sedangkan pria pada usia 64 tahun. Meskipun demikian, start penurunan fungsi tulang dan gigi tersebut bisa diperlambat dengan cara menjaga kebersihan gigi dan mulut, mengatur kebutuhan nutrisi sesuai dengan usia, dan mengenali penyakit sistemik dalam tubuh.

Konsumsi makanan yang mengandung zat perangsang metabolisme kalsium, seperti susu kedelai, juga sangat dianjurkan, yang penting hindari stres karena akan mengganggu metabolisme tubuh dan mengakibatkan proses antiaging berlangsung lebih cepat.
Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada