Showing posts with label Herbal. Show all posts
Showing posts with label Herbal. Show all posts

Tuesday, January 16, 2018

Criystal-X Pusaka Wanita Modern


Continue reading...

Saturday, November 24, 2012

Manfaat Sirsak Si Pembunuh Sel Kanker


KANKER menjadi momok banyak orang di seluruh dunia hingga kini. Saat banyak penelitian dilakukan untuk menemukan obat kanker terbaik, buah sirsak ternyata menyimpan keunggulan ini.

Manfaat Setiap Bagian Sirsak

Nama sirsak berasal dari bahasa Belanda “zuur zak”, artinya buah yang asam, atau Soursop (Inggris). Bagian tanaman mulai bunga, daun, buah, biji, kulit, dan akar dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional.

Pada awal 1990-an, ditemukan 34 senyawa Cytotoxic, pada daun sirsak yang mampu menghambat hingga membunuh sel-sel tubuh yang mengalami pertumbuhan tidak normal (sel kanker). Senyawa ini memiliki beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan pengobatan kanker saat ini, antara lain membunuh kanker secara efektif dan aman, tanpa menyebabkan rasa mual dan muntah serta tanpa kehilangan berat badan maupun kerontokan rambut dalam jumlah besar.

Daun sirsak diketahui mengandung zat annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker daripada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Zat acetogenins dapat membunuh aneka jenis kanker, seperti kanker usus, tiroid, prostat, paru-paru, payudara, dan pankreas bahkan penyakit ambeien tanpa merusak atau mengganggu sel-sel tubuh yang sehat. Hal ini telah diteliti di Laboratorium Health Sciences Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan the National Cancer Institute, Amerika Serikat.

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi olahan daun sirsak sebagai pengobatan terhadap kanker atau tumor, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau herbalis tempat Anda selama ini melakukan pengobatan. Sebab, dikhawatirkan Anda mempunyai alergi terhadap sirsak atau obat yang selama ini Anda konsumsi berefek terbalik dengan senyawa dalam daun sirsak.

Cara Pemakaian Daun Sirsak Untuk Pengobatan/Perawatan Kanker

Daun sirsak dapat dimanfaatkan untuk membantu para penderita kanker. Berikut adalah cara mengolah daun sirsak menjadi minuman yang berkhasiat.

Daun Sirsak Segar
  • Ambil 10-15 lembar daun ukuran sedang (tambahkan atau kurangi sesuai ukuran daun)
  • Cuci bersih dengan air mengalir, jangan direndam.
  • Potong sedikit bagian pangkal dan ujungnya (lebih mudah menggunakan gunting)
  • Rebus 3 gelas/600cc air. Sebaiknya menggunakan panci tembikar yang khusus untuk merebus obat, biasanya untuk obat China.
  • Setelah air mendidih, masukan daun sirsak, kecilkan api kompor, dan biarkan selama 20 – 30 menit sampai air tinggal 1 gelas.
  • Tuang air rebusan daun ke dalam gelas, buang daunnya.
  • Tunggu hingga air menjadi hangat, minum sekali habis.
  • Untuk penderita kanker, minumlah 2 gelas sehari.
  • Untuk menjaga kesehatan, minumlah 1 gelas sehari atau 2 hari.
Pada saat merebus sebaiknya menggunakan kendi atau panci yang terbuat dari tanah liat agar kemurnian zat yang ada pada daun sirsak tetap terjaga. Air rebusan diminum selagi hangat setiap hari,  pagi dan sore hari selama 3-4 pekan.

Perlu diperhatikan, pengambilan daun sirsak sebaiknya dimulai dari daun ke-4 atau ke-5 dari ujung pucuk. Hal ini dikarenakan pada daun yang terlalu muda, senyawa belum banyak terbentuk. Sementara pada daun yang tua sudah mulai rusak sehingga kadarnya berkurang

Daun Sirsak Kering
Selain teknik pengolahan di atas, secara umum terdapat pengolahan lain daun sirsak, yaitu dengan memanfaatkan daun sirsak kering 10-15 lembar direbus dengan 2 gelas air (400 cc) sehingga tersisa 1 gelas air rebusan. Proses perebusan lebih cepat prosesnya dibanding cara di atas. Proses pengeringan sebaiknya tidak dilakukan di bawah sinar matahari terik karena dikhawatirkan akan merusak  senyawa  dalam daun sirsak.

Daun sirsak kering memiliki senyawa yang tetap sama dengan daun sirsak basah karena yang berkurang dalam proses pengeringan hanya kadar airnya. Sementara, senyawa dalam daun tetap terjaga. Penyimpanan daun sirsak dalam lemari pendingin maksimal sepekan sejak pemetikan karena proses pendinginan yang lama dikhawatirkan akan merusak senyawa dalam daun selain aroma daun yang tidak enak karena proses fermentasi.

Penting:
  • Air rebusan jangan dibiarkan terlalu lama karena banyak mengandung antioksidan. Antioksidan mudah bereaksi dengan oksigen sehingga khasiatnya berkurang.
  • Untuk penderita kanker, minumlah 2 gelas sehari.
  • Untuk menjaga kesehatan, minumlah 1 gelas sehari, atau 2 hari sekali.
  • Istirahatlah 1 – 2 hari (tidak minum daun sirsak) setelah rutin selama seminggu, atau istirahat 3 – 5 hari setelah rutin selama sebulan. Hal ini karena daun sirsak dapat mengurangi jumlah mikroba usus. Waktu istirahat untuk menormalkan flora usus kembali.
  • Disarankan minum Yakult atau prebiotik lain untuk menjaga kondisi flora usus (jangan minum berbarengan dengan daun sirsak).
Reaksi pengobatan
Reaksi pengobatan menggunakan olahan daun sirsak umumnya bereaksi setelah 3-7 hari setelah pengobatan secara rutin 2 kali sehari meskipun ada juga yang baru bereaksi setelah 1 bulan konsumsi rutin untuk dapat merasakan manfaat penyembuhannya.

Ekskresi sel kanker yang mati  bisa melalui keringat, urine, dan feses sehingga umumnya terapi menggunakan herbal daun sirsak sebagai pengobatan akan berefek hangat/panas pada bagian tubuh yang sakit, sering kencing, dan berkeringat deras.
Cepat lambatnya reaksi tubuh terhadap penggobatan atau efek samping pengobatan berbeda pada setiap orang dipengaruhi oleh faktor, seperti usia, ketahanan tubuh penderita, tingkat stadium kanker/tumor, dan jenis kanker atau tumornya. umumunya efek meminum ramuan daun sirsak adalah perut akan terasa hangat/panas dan badan berkeringat deras.

”Bila reaksi tidak ada, cek kembali secara detail, mulai dari pemilihan alat dan bahan, teknik pengambilan daun, cara pengolahan, bahkan teknik konsumsinya apakah rutin atau tidak, karena semua merupakan satu kesatuan yang wajib dipenuhi agar hasilnya maksimal,”.

Cek kondisi penyakit Anda sebelum pengobatan dan periksa kembali dua pekan setelah pengobatan untuk melihat sejauh mana reaksi pengobatan dengan metode ini. Bila tidak ada pengaruh selama dua bulan konsumsi, padahal sudah menjalankan pengolahan dengan benar, maka pengobatan dengan olahan daun sirsak ini bisa ditingggalkan.

Untuk pencegahan: dapat dilakukan dengan mengkonsumsi secara teratur buah sirsak baik dengan cara dimakan langsung atau dalam bentuk jus buah. ”Untuk penderita maag yang khawatir asam lambungnya naik karena konsumsi  buah sirsak yang agak asam, sebaiknya mengonsumsi buah 1 jam setelah makan. Bila menderita sakit maag yang cukup akut, konsumsi buahnya bisa dilakukan dengan cara mengukus daging sirsak terlebih dahulu agar rasa asam berkurang".

Sumber: Berbagai artikel
Continue reading...

Sunday, June 26, 2011

Tanaman Herbal Bangle


Bangle tumbuh di daerah Asia tropika, dari India sampai Indonesia. Di Jawa dibudidayakan atau di tanam di pekarangan pada tempat-tempat yang cukup mendapat sinar matahari, mulai dari dataran rendah sampai 1.300 m dpi. Pada tanah yang tergenang atau becek, pertumbuhannya akan terganggu dan rimpang cepat membusuk. Herba semusim, tumbuh tegak, tinggi 1-1,5 m, membentuk rumpun yang agak padat, berbatang semu, terdiri dari pelepah daun yang dipinggir ujungnya berambut sikat. Daun tunggal, letak berseling. Helaian daun lonjong, tipis, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, berambut halus, jarang, pertulangan menyirip, panjang 23-35 cm, lebar 20-40 mm, warnanya hijau. Bunganya bunga majemuk, bentuk tandan, keluar di ujung batang, panjang gagang sampai 20 cm. Bagian yang mengandung bunga bentuknya bulat telur atau seperti gelendong, panjangnya 6-10 cm, lebar 4-5 cm. Daun kelopak tersusun seperti sisik tebal, kelopak bentuk tabung, ujung bergerigi tiga, warna merah menyala. Bibir bunga bentuknya bundar memanjang, warnanya putih atau pucat.

Bangle mempunyai rimpang yang menjalar dan berdaging, bentuknya hampir bundar sampai jorong atau tidak beraturan, tebal 2-5 mm. Permukaan luar tidak rata, berkerut, kadang-kadang dengan parut daun, warnanya coklat muda kekuningan, bila dibelah berwarna kuning muda sampai kuning kecoklatan. Rasanya tidak enak, pedas dan pahit. Bangle digolongkan sebagai rempah-rempah yang memiliki khasiat obat. Panenan dilakukan setelah tanaman berumur satu tahun. Perbanyakan dengan stek rimpang.

Rimpang pada herba ini memiliki bau khas aromatik dengan rasa agak pahit dan pedas. Dalam rimpang ini terkandung minyak atsiri (sineol, pinen), damar, pati dan tanin.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.
  1. Nyeri sendi : Rimpang segar secukupnya dicuci, diparut lalu dicampur arak seperti bubur encer, borehkan kebagian yang sakit.
  2. Mengecilkan perut setelah melahirkan : Rimpang secukupnya, cuci lalu parut dan borehkan kebagian perut.
  3. Cacingan : rimpang bengle 3 jari, temu hitam 2 jari, 5 biji ketumbar dan 5 lembar daun sirih, dicuci, diiris lalu ditumbuk. Tambah 1/2 gelas air masak, diperas, saring lalu diminum.
  4. Demam, masuk angin : Rimpang segar 15 gr dicuci lalu diparut, tambahkan 1/2 cangkir air panas dan 2 sendok makan madu. Aduk merata lalu peras dan minum 2 x sehari.
  5. Perut mulas : Rimpang bengle, rimpang jahe, kencur dan lempuyang wangi masing masing 1/2 jari tangan dicuci dan diiris. Rebus dengan 1 gelas air bersih sampai sisa 1/2 gelas, saring dan minum airnya.
  6. Sakit kepala dan demam : Rimpang secukupnya diparut tambah sedikit air sampai menjadi adonan seperti bubur dipakai sebagai pilis didahi.
  7. Sakit kuning : Rimpang bengle 1/2 jari dicuci lalu diparut. Tambah air masak dan madu masing-masing 1 sendok, peras, saring dan minum 2x sehari.
Continue reading...

Friday, July 16, 2010

Herbal Medicines Agency Deodorizing


1. Leaf beluntas (Pluchea Indica)
Plants commonly used as live fences has unique character and taste bitter unpleasant smells. Leaves and flowers contain alkali which acts as an antiseptic. Other levels of the chemical between the amino (leucine, isoleucine, tryptophan, threonine), fat, calcium, phosphorus, iron, vitamin A and C. To get rid of body odor, usually eaten raw beluntas leaves or steamed first. Beluntas of boiled leaves are also delicious eaten as urap (vegetables with spiced grated coconut). If accustomed to eat the leaves beluntas, body odor will disappear. In addition, less savory smell of the mouth that would be lost. For those who do not like, can drink water boiled with the leaves every morning and evening. Beluntas also useful for lowering the body temperature cools the body so much sweat that comes out and the body temperature to drop.

2. Rhizome of Curcuma (Curcuma xanthorrhiza)
Substances contained in the curcuma is sapomin, flavoinoida and essential oils to eliminate body odor. The trick is to drink a decoction of ginger rhizome has finely chopped. Of ginger juice that has been shredded with a little honey can also be drunk to eliminate the odor that comes out of the body. In addition, also of ginger grated can be smeared all over the body, were taken to dry before cleaning for obtain maximum results.

3. Citrus Purut (Citrus bystrix)
Her skin contains essential oils that smell nice. Lime can be used for eliminate body odor by drinking juice mixed with a kaffir lime kencur mashed together with some water.

4. Basil (Ocimun Balisicum)
Active substance contained in a basil leaf also functions as an antiseptic. For
get advantage of this leaf is also used as a raw salad or as vegetable urap who is also raw. Basil leaves also contain substances that may increase appetite ate. For women who are menstruating, if you eat basil leaves roughly one cell in the morning and afternoon during the menstrual period will avoid this smell that often befall women's menstruation.

5. Flowers Etlingera elatior (Nicolaia speciosa)
Active substances contained in them that can eliminate body odor is sapomin, flavoinoida and polyphenols. Etlingera elatior can be exploited by cooking leaves and young edible flowers as a friend to eat rice. In certain regions cooked Etlingera elatiorve as a vegetable.

6. Betel leaf (Piper betle)
Betel leaf which has long been known as a powerful antiseptic also known to contain active substances are able to eliminate body odor. Betel known potent deodorizing body mainly caused bacteria or fungi. Chemical constituents in the essential oil of betel leaf, among others kadinen, kavikol, sineol, eugenol, karvakol and leather substance. To get rid of body odor, one way is to soak a few betel leaves in hot water. After chilling, the water is drunk. Can also be added to white sugar just enough to taste. Another way is to smooth the betel leaf with lime and then applied to the armpits.

7. Clove / Clove (Eugenia aromatica)
Some clove flower bud swell and the water is soaked so drunk. Clove bud boiling water with some brown sugar, can also be fresh and warm drinks at a time when it rains.

8. Ginger (Zingiber officinale)
Many Indians believe that if you eat ginger to make them smell sweet. According to Chao Cing Pen of Emperor Shen Nong (3000 BC), fresh ginger can eliminate body odor and bringing it to the spiritual aura. Wedang ginger if consumed regularly can be very helpful to overcome the problem body odor.

9. Cucumber / Cucumber (Cucumis sativus)
One fruit of young cucumber peeled and rubbed into the body and smelling up
repeated after a bath.

10. Lime (Citrus aurantifolia)
Lime juice mixed with a little whiting and then rubbed to a specific section like the armpit believed to expel the unpleasant body odor.
Continue reading...

Tuesday, June 22, 2010

Daun Ungu Obat Ambeien


Daun Ungu (Graptophyllum pictum) termasuk tumbuhan perdu yang memiliki batang tegak, ukurannya kecil dan tingginya hanya dapat mencapai 3 meter, biasanya tumbuh liar di pedesaan atau ditanam sebagai tanaman hias/obat. Daun ungu cocok tumbuh di daerah dataran rendah sampai ketinggian 1250 meter di atas permukaan laut. Batangnya berwarna ungu, penampang batangnya berbentuk mendekati segi tiga tumpul. Daun mempunyai struktur posisi daun yang letaknya berhadap-hadapan dan mempunyai bunga bersusun dalam 1 rangkaian tandan yang berwarna merah tua.

Daun ungu termasuk tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat terutama dalan bidang kesehatan. Daun ungu mempunyai sifat sebagai antiinflamasi, peluruh air seni, mempercepat pemasakan bisul, pencahar ringan, pelembut kulit kaki, melunakkan feaces, dan mengempiskan wasir. Tanaman daun ungu mengandung kandungan kimia antara lain Alkaloid non toksik, flavonoid, glikosid, steroid, saponin, tanin, calsium oksalat, asam format dan lemak. Daun ungu mengandung pektin untuk mengembangkan saluran cerna, sehingga mempermudah defekasi dan tidak menimbulkan luka/peradangan.

Khasiat Daun ungu :
  1. Mengatasi ambeien, dengan konsumsi rutin segelas rebusan daun ungu 2 kali sehari.
  2. Masalah buang air seni tidak lancar, ambil 1-2 genggam daun ungu serta adas pulawaras. Semua bahan itu ditumbuk sampai benar-benar halus. Hasil tumbukan itu dioleskan pada bagian perut.
  3. Masalah haid yang tidak lancar. Caranya, daun ungu dikeringkan dan ambil sekitar tiga sendok. Daun ungu itu kemudian direbus dengan tiga gelas air sampai mendidih hingga tinggal satu gelas saja. Setelah itu disaring dan diminum tiga hari menjelang datang bulan.
  4. Mengobati reumatik/encok. Caranya 1-2 genggam daun ungu ditumbuk sampai halus dan oleskan pada bagian yang sakit.
  5. Mengatasi sakit bisul. Ambil 2 lembar daun ungu dan minyak kelapa secukupnya. Daun ungu itu kemudian dioleasi minyak kelapa dan panggang di atas api. Dalam keadaan hangat, tempelkan daun ungu itu pada bagian yang sakit.
Begitulah beberapa khasiat daun ungu untuk kesehatan Anda. Tetapi, sebelum meracik daun ungu sebagai obat, sebaiknya berkonsultasi dengan orang yang memang menguasai bidang pengobatan tradisional. Dengan demikian, kekeliruan dalam pengobatan bisa dihindari.
Continue reading...

Thursday, April 29, 2010

Apakah Herbal Untuk Pelangsing Berbahaya?


Beberapa produk herbal untuk pelangsing tubuh diduga mengandung obat-obatan yang bisa membahayakan kesehatan konsumen. Dalam laporan hasil penelitian di jurnal Deutsches Arzteblatt International, peneliti Jerman, menjelaskan kasus 17 pasien yang menderita keracunan setelah mengkonsumsi kapsul pelangsing dari Cina, yang dijual di Internet.

Meski produk mereka dipasarkan sebagai produk herbal, uji laboratorium menunjukkan produk tersebut mengandung sibutramine dosis tinggi. Ini adalah kandungan bahan aktif yang digunakan dalam obat anti obesitas yang dijual dengan merek Meridia di Amerika dan Reductil di Eropa.

Para pasien yang dilaporkan dirawat di pusat kontrol keracunan di dua kota di Jerman, mengeluhkan berbagai gejala seperti peningkatan detak jantung, sakit dada, pusing, muntah dan sesak nafas. Dua kasus diantaranya juga mengalami gangguan kejiwaan/psikosis temporer jika menggunakan produk itu dikombinasi dengan obat-obatan yang diresepkan dokter. Dari 17 kasus keracunan, empat pasien telah menyerahkan pil mereka untuk diteliti. Para peneliti menemukan kandungan produk yang diklaim herbal ini mengandung sibutramine 2X dari dosis maximal yang diperbolehkan di Jerman.

Sibutramine adalah zat kimia yang setara dengan amphetamine. Zat ini berfungsi meningkatkan aktivitas hormon norepinephrine dan serotonin yang mentransmisikan perasaan ke sel saraf dan berperan penting dalam selera makan dan metabolisme tubuh. Orang yang tidak boleh menggunakan Sibutramine adalah mereka yang mengidap sakit jantung, gangguan jiwa, tekanan darah tinggi tak terkontrol atau sakit ginjal.

“Konsumen harus memahami resiko yang akan terjadi bila mengkonsumsi herbal pelangsing dan tidak bertindak hanya berdasarkan asumsi bahwa herbal pasti aman,” kata peminpin peneliti Dr. Dieter Muller, seorang farmakologi di Giftinformationszentrum Nord di Gottingen Jerman.

Muller mengatakan ia tidak mengatakan konsumen untuk menghindari herbal pelangsing yang dijual di internet. “ Karena ada banyak pula produk pelangsing lain yang tidak membahayakan kesehatan,” katanya. Tetapi pasien sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter mereka, terutama jika mereka sedang mengkonsumsi obat resep dokter. Namun masalahnya tak semua dokter memahami produk herbal. Tetapi setidaknya dokter punya catatan medis semua pasien. Dengan catatan tersebut, mereka bisa menghitung resiko yang akan terjadi jika mengkonsumsi pelangsing herbal bersamaan dengan obat resep dokter.

Dikutip dari "TEMPO Interaktif, Jakarta"
Continue reading...

Wednesday, April 28, 2010

Tanaman Herbal Penghambat Rematik


Rematik adalah nyeri di tulang. Kadar asam urat yang tinggi juga dapat menyebabkan rasa nyeri di persendian. Dalam jangka waktu lama, radang tersebut bisa mengakibatkan kerusakan persendian yang pada akhirnya bisa membawa kelumpuhan atau cacat.
Tanda-tanda penyakit rematik:
  1. Yang diserang adalah di bagian persendian, rasanya seperti pegal-pegal.
  2. Lutut tidak bisa di tekuk.
  3. Adanya pembengkakan, biasanya disekitar mata kaki atau tapak kaki bagian atas.
Ada beberapa tanaman herbal yang dapat menghambat terjadinya rematik karena pada tanaman herbal tersebut ditemukan senyawa-senyawa kimia yang dapat mencegah dan menyembuhkan rematik. Senyawa tersebut adalah:
  1. Senyawa Fenol yang bersifat antibakteri, anti radang dan aktif dapat menghilangkan rasa sakit
  2. Senyawa Flavanoid yang bersifat antioksidan, yang dipercaya dapat menghambat pembentukan asam urat.
Ada 5 macam tanaman penghambat rematik yaitu:
1. Kumis kucing: Daun kumis kucing mengandung mineral 12% dengan kadar kalium mencapai 600-700 mg/100g daun segar, lalu terdapat 0,2% kelompok flavanoid lipophilic, termasuk sinensetin, flanonol glycoside, inositol, fitosterol dan saponin. Tanaman ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, yaitu Orthosiphon glikosida, zat samak, minyak atsiri, minyak lemak, saponin, sapofonin, garam kalium (0,6-3,5%), myoinositol, rasa agak asin, agak pahit dan sepet. Tanaman kumis kucing bersifat : Anti inflamatory (anti radang), peluruh air seni (diuretic) dan penghancur batu saluran kecing.

2. Sereh: Tanaman sereh termasuk golongan rumput-rumputan yang disebut Andropogon nardus atau Cymbogob nardus. Dalam pengobatan tradisional, bonggol sereh sering digunakan sebagai obat yang berhubungan dengan usus. Sedangkan untuk pengobatan rematik biasanya dari minyak yang dihasilkan dari tumbuhan tersebut.

3. Temulawak: Temu Lawak mengandung : minyak asiri, curcumin, glucosida, phellandrene, turmerol, myrcene, xanthorrihizol, isofuranogermacreene, p-tolyletycarbinol, tepung. Tumbuhan ini mengandung senyawa kelompok fenol sehingga memiliki khasiat sebagai obat. Rimpang temulawak mengandung senyawa curcuminoids yang bisa berfungsi sebagai antioksidan, antiradang, melarutkan protein, menurunkan tingkat triglyceride darah pada diabetes, serta senyawa curcumin yang meyebabkan padatnya kadar kelenjar empedu.

4. Cakar kucing: Cakar kucing termasuk tumbuhan obat dari family jarak-jarakan. Nama lainnya adalah lelatang atau rumput kekosongan. Tanaman cakar kucing tumbuh tegak dengan tinggi30-50 cm, bercabang dengan garis memanjang. Tumbuhan ini memiliki ciri daunnya berselang bentuk bulat lonjong sampai lancip, tepinya bergerigi, dengan panjang 2,5 cm - 8 cm, lebar 1,5 cm - 3,5 cm. Daun tumbuhan ini biasanya digunakan untuk obat luka, bisul, dan bengkak.

5. Jahe: Tanaman obat jahe termasuk suku rimpang-rimpangan (Zingiberaceae ) yang sefamili dengan lengkuas (Lenguas galangal ), kencur ( Kaempferia galangal ), Kunyit ( Curcuma domestica ), Temulawak ( Curcuma Xanthorrhiza roxb.) Temuhitam ( Curcuma Aeruginosa ) dan lain-lain.Tanaman ini mengandung senyawa fenol yang berkhasiat sebagai obat yang memiliki rimpang jahe yang fungsinya dapat mencegah infeksi pada luka, antiradang rematik, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menurunkan tekanan darah, dan antitumor. Zat-zat yang terkandung didalam jahe antara lain : Vitamin A, B, dan C, lemak, protein, pati, damar, asam organik, oleoresin ( gingerin), dan minyak terbang (zingeron, zingirol, zingiberol, zingiberin, borneol, sineol, dan feladren).

Herbal tersebut diatas digunakan sebagai obat penghambat rematik dengan cara:
  1. Ambil seluruh bagian tanaman cakar kucing sebanyak kira-kira 40 gram (yang segar) atau 10 gram (yang kering).
  2. Ambil daun kumis kucing kira-kira 90 gram (yang segar) atau 30 gram (yang kering).
  3. Siapkan rimpang jahe sebesar satu jempol tumbuk/parut.
  4. Siapkan rimpang temulawak sebesar satu jempol tumbuk/parut.
  5. Siapkan 2 batang bonggol sereh.
  6. Rebus semua herbal tersebut dengan 1 liter air sampai mendidih.
  7. Hasil dari rebusan diminum 2 hari sekali.
Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada