Showing posts with label Asma. Show all posts
Showing posts with label Asma. Show all posts

Tuesday, September 28, 2010

Radish


Radish including clump plant seasonal crops with high reach 1 meter, has been cultivated worldwide as a vegetable crop and medicinal plants. This plant has a root riding a changing form and function into a large tuber. Radish contain vitamin C, folic acid, potassium, Vitamin B6, Riboflavin, Magnesium, Calcium. Chemical constituents of the tuber, including vitamin A, B1, B2, niacin, essential oils, choline, crude fiber, calcium, phosphorus, iron and oxalic acid. While the leaves contain essential oils, vitamins A and C. The seeds contain 30-40 percent fat oils and essential oil. These substances contain antibiotics against several species of bacteria and antioxidants.

Benefits of Radish:
  1. Radish can be used to ward off coughs, flu, fever.
  2. As a laxative phlegm / mucus that clog the nose and throat.
  3. Radish steeping water is used as a laxative to urinate, especially to help those who suffer from kidney stones.
  4. Radish leaves are boiled and drunk his water to relieve digestive problems.
  5. Juice of the grated horseradish root can be mixed with honey to prevent the flu.
  6. Vitamin C in the radish is an antioxidant and anti-inflammatory properties.
  7. Gynecology the potassium can help reduce the risk of kidney stones and stokes.
Radish used to:
1. To treat asthma: 200 grams of radish roots in juice, add 50 cc of boiled ginger juice to a boil add honey to drink water while warm.

2. To cure a cough: 100 grams and 9 grams of radish tubers mandarin orange peel boiled with 500 cc of water to the remaining 200 cc, then filtered and drunk the water while warm.

3. Treating whooping cough with 25 grams of radish seeds that have been dried, finely ground sugar and warm water added to taste, then drink 3 times daily. Or use 100 grams of tubers of radish, 5 grains of white pepper and honey to taste steamed and then eaten.

4. To treat dysentery: 100 grams of dried radish leaves, boiled with water to boil and becomes thick and drunk like tea. Do it for 3-5 days. If dysentery has a long, use radish leaves plus enough chicken meat and then cooked into soup.

5. Treating lung disorders accompanied by coughing up blood or nose bleeds, use 100 grams of white radish tubers, juiced and drunk. Do it every day.

6. To overcome indigestion: 200 grams of radish tubers and angco fruit cooked become sauce and drink 1-2 times a day.

7. To overcome Influenza: 250 grams of thinly sliced radish tubers with sugar to taste, boiled with 600 cc of water until the remaining 300 cc. Filtered and drink since warm water.

8. To reduce excessive appetite: Juice 200 grams of carrots and 200 grams of radish tuber roots , and then drink.

9. Treating heart disease: 250 grams of minced horseradish root and 30 grams of fresh leaves the gods boiled with 800 cc of water until the remaining 400 cc. Then filtered and drinking the water 2 times a day. Each time you drink as much as 200 cc.

10. To overcome flatulence: 150 grams of tuber radish, 5 grams of dried mandarin orange peel, 3 pcs of cloves, 1 finger cinnamon, 5 grams of nutmeg and 3 pcs of cardamom, boiled with 500 cc of water to the remaining 200 cc, filtered and drinking the water.

11. Lowering high blood pressure: 100 grams of blended fresh horseradish root, taken 2 times a day and every you drink is 150 grams. Or 100 grams of tubers radish and 1 apple grated then take water. Use water for blending 75 grams of celery, add mandarin orange juice and sugar to taste, then drink it regularly.
Continue reading...

Friday, May 14, 2010

Renang Meredakan Penyakit Asma


Renang banyak manfaatnya untuk kesehatan, karena dengan renang seluruh tubuh bergerak, kelompok otot-otot besar akan digunakan seperti otot perut, otot lengan, pinggul, pantat dan paha. Renang baik untuk mereka yang memiliki riwayat penyakit asma, kelebihan berat badan, hamil dan orang yang lanjut usia. Karena, ketika berenang seluruh berat badan ditahan air (mengapung), sehingga sendi-sendi tubuh tak terlalu berat menopang badan. Dengan renang akan terlatih menggunakan pernapasan secara efisien.

Renang dimulai dengan melakukan pemanasan terlebih dahulu, agar tubuh siap bergerak. Pemanasan akan membuat suhu tubuh dan detak jantung meningkat perlahan-lahan. Lakukan pemanasan dengan berjalan-jalan sekitar kolam renang selama 10 menit, lalu regangkan sedikitnya 15 kali hitungan setiap otot. Peregangan salah satu upaya menghindari kram. Lakukan pemanasan dan peregangan selama 5-10 menit, lalu teruskan dengan berenang selama 20-40 menit tanpa henti.

Bagi penderita penyakit asma, renang sangat membantu untuk meredakan atau bahkan untuk penyembuhan penyakit asma. Karena dengan melakukan renang maka akan melatih seluruh otot pernapasan mulai dari dada, perut, bahu dan pundak semuanya ikut bergerak sehingga bisa memperbaiki kondisi pada penderita asma. Sebagian besar serangan asma dipicu oleh udara kering, tetapi hal ini tidak terjadi saat berenang karena pernapasan terjadi di dekat permukaan air. Uap air membuat udara yang masuk tidak kering.Renang juga dapat membangkitkan percaya diri serta semangat hidup penderita asma dan secara psikologis akan mengurangi resiko serangan asma.

Penyakit asma dapat terkontrol apabila memenuhi 6 kriteria berikut:
  1. Tidak pernah atau jarang mengalami gejala harian (maksimal 2 kali/minggu)
  2. Tidak pernah terbangun karena asma
  3. Tidak pernah atau jarang menggunakan obat pelega nafas (maksimal 2 kali/minggu)
  4. Dapat melakukan aktivitas dan latihan fisik secara normal
  5. Hasil tes fungsi paru-paru normal atau mendekati normal
  6. Tidak pernah mengalami serangan asma.
Renang yang dilakukan selama 3-5 kali seminggu dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru. Agar bisa memperoleh manfaat renang, hendaklah berenang dengan benar. Dengan renang, tubuh akan membakar kalori sekurang-kurangnya 275 kalori/jam.
Continue reading...

Thursday, May 13, 2010

Alergi


Alergi adalah suatu kegagalan terhadap kekebalan tubuh dimana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang bersifat imunogenik (antigenik) atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik. Untuk mengatasi alergi diperlukan penanganan yang tepat sehingga alergi tidak menjadi penyakit yang akan menyebabkan timbulnya penyakit lain yang lebih berbahaya. Gejala-gejala alergi dapat berupa gatal-gatal, bersin-bersin, dan sesak napas.

Alergi dipengaruhi dua faktor yaitu faktor internal/genetik dan faktor eksternal/lingkungan. Salah satu yang dapat dilakukan adalah mengontrol lingkungan sehingga tidak membahayakan (misalnya menghindari tungau debu rumah seperti karpet, kapuk, bahan beludru pada sofa atau gordyn, ventilasi yang baik di rumah/kamar, jauh dari orang yang sedang merokok, menghindari makanan yang diketahui sering menyebabkan alergi seperti susu, telur, makanan laut, cokelat serta menghindari kecoak dan serpihan kulit binatang peliharaan.

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi:
  1. Menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun di luar rumah.
  2. Hindari menggunakan pakaian dari bahan wol, gunakanlah pakaian dari bahan katun.
  3. Jangan menggunakan pewangi ruangan ataupun parfum, obat-obat anti nyamuk.
  4. Gunakan kasur atau bantal dari bahan busa, bukan kapuk.
  5. Gunakan sprei dari bahan katun dan cucilah minimal seminggu sekali dengan air hangat.
  6. Awasi dan hindari setiap makanan/minuman maupun obat-obatan yang menimbulkan reaksi alergi.
  7. Kebersihan diri juga harus diperhatikan.
  8. Konsultasikan ke dokter dan mintalah dokter untuk melakukan imunoterapi untuk menurunkan kepekaan anda terhadap bahan-bahan pemicu reaksi alergi.
Jenis-jenis alergi:
1. Alergi yang terkait dengan pernafasan seperti asma dan rinitis alergi (bersin dan pilek berulang terutama pada pagi hari). Penyakit rinitis alergi biasanya ditandai dengan bersin-bersin, hidung terasa gatal, hidung berair atau tersumbat dan sukar bernapas, sedangkan pada mata akan terasa gatal, kemerahan dan berair. Bila penyakit ini dibiarkan, kemungkinan akan berkembang menjadi sinusitis.

2. Alergi yang terkait dengan kulit seperti urtikaria (gidu-biduran/kaligata) dan dermatitis atopik (eksem). Urtikaria (gidu-biduran/kaligata) adalah kelainan kulit yang ditandai oleh bentol, kemerahan, dan gatal. Meskipun gejalanya merupakan manifestasi penyakit alergi, tetapi penyebabnya seringkali bukan karena alergen. Diperkirakan selama hidupnya sejumlah 15-25 persen masyarakat pernah mengalami urtikaria. Gejala khusus urtikaria biasanya terlihat bentol, kemerahan dan rasa gatal. Jika penyebabnya telah diketahui, misalnya dari makanan (seperti susu, telur, ikan laut, kacang-kacangan) maka hindari mengkonsumsi makanan tersebut.
Continue reading...

Saturday, March 27, 2010

About Asthma (Indication And Classification)


Asma/sesak nafas bukanlah suatu penyakit, tetapi merupakan keadaan dimana seseorang mengalami penyempitan pada pembuluh tenggorokan. Asma bisa terjadi pada siapa saja, mulai yang berusia muda sampai usia tua. Asma adalah suatu kondisi di mana jalan udara dalam paru-paru meradang hingga lebih sensitif terhadap faktor khusus (pemicu) yang menyebabkan jalan udara menyempit hingga aliran udara berkurang dan mengakibatkan sesak napas dan bunyi napas mengikik.

Pada saat terjadi serangan asma, otot polos dari bronkial mengalami kejang dan jaringan yang melapisi saluran udara mengalami pembengkakan karena adanya peradangan dan pelepasan lendir ke dalam saluran udara. Hal ini akan memperkecil diameter dari saluran udara dan penyempitan ini menyebabkan penderita harus berusaha sekuat tenaga untuk dapat bernafas.

Faktor yang menyebabkan seseorang terkena Asma:
1. Karena alergi terhadap asap, debu, bau menyengat.
2. Terserang flu/pilek dan Virus yang mengakibatkan nafasnya tidak lancar.
3. Cuaca, stres dan emosi
4. Serbuk sari, bulu hewan (kucing, kuda) merupakan pemicu yang mudah dikenali.

Gejala-gejala terjadinya Asma:
  1. Napas mengikik: Dengan atau tanpa sesak napas, napas yang mengikik dapat muncul jika ada pemicu atau karena sebab lain.
  2. Sesak napas: Sering disertai napas mengikik dan batuk, tapi dapat juga muncul sendiri
  3. Batuk: Batuk dengan lendir atau batuk kering merupakan tanda asma.
  4. Sesak dada: Gejala asma ini dapat rancu dengan gangguan jantung pada orang yang lebih tua.
Cara kita menghindari dari Asma agar tidak kambuh:
  1. Hindari dari merokok.
  2. Hindari pilek sedapat mungkin.
  3. Hindari terkena alergi.
  4. Buat rencana mengotrol diri sendiri dengan bantuan dokter.
  5. Informasikan pada guru tentang asma anak anda dan adanya persediaan inhaler sewaktu-waktu.
  6. Hindari tempat di mana ada pemicu asma.
Klasifikasi asma berdasarkan frekuensi munculnya:
  1. Intermitten, yaitu sering tanpa gejala atau munculnya kurang dari 1 kali dalam seminggu dan gejala asma malam kurang dari 2 kali dalam sebulan. Jika seperti itu yang terjadi, berarti faal (fungsi) paru masih baik.
  2. Persisten ringan, yaitu gejala asma lebih dari 1 kali dalam seminggu dan serangannya sampai mengganggu aktivitas, termasuk tidur. Gejala asma malam lebih dari 2 kali dalam sebulan. Semua ini membuat faal paru relatif menurun.
  3. Persisten sedang, yaitu gejala asma terjadi setiap hari dan serangan sudah mengganggu aktivitas, serta terjadinya 1-2 kali seminggu. Gejala asma malam lebih dari 1 kali dalam seminggu. Faal paru menurun.
  4. Persisten berat, gejala asma terjadi terus-menerus dan serangan sering terjadi. Gejala asma malam terjadi hampir setiap malam. Akibatnya faal paru sangat menurun.
Gejala awal pada anak-anak berupa rasa gatal didada/leher. Batuk kering di malam hari atau ketika melakukan olah raga juga bisa merupakan satu-satunya gejala. Selama terserang asma, sesak nafas bisa menjadi semakin berat, sehingga timbul rasa cemas dan penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat. Pada serangan yang sangat berat, penderita menjadi sulit untuk berbicara karena sesaknya semakin berat. Tetapi meskipun telah mengalami serangan yang berat, biasanya penderita akan sembuh sempurna. Serangan Asma dikatakan mengancam jiwa jika kesadaran penderita sudah menurun dengan napasnya yang pendek dan bibir serta kuku penderita tampak kebiruan.

Pengelompokkan Asma berdasarkan berat ringannya gejala:
1. Serangan asma akut ringan, dengan gejala:
- Rasa berat di dada,
- Batuk kering ataupun berdahak,
- Gangguan tidur malam karena batuk atau sesak napas,
- Bunyi mengi tidak ada/ringan.

2. Serangan Asma akut sedang, dengan gejala:
- Sesak dengan bunyi mengi agak nyaring,
- Batuk kering/berdahak,
- Aktivitas terganggu.

3. Serangan Asma akut berat, dengan gejala:
- Sesak sekali,
- Sukar berbicara dan kalimat terputus-putus,
- Tidak bisa berbaring, posisi mesti 1/2 duduk agar dapat bernapas.
Continue reading...

Thursday, March 25, 2010

Cave Bat For Health


Indonesia memiliki 200 jenis Cave Bat/kelelawar atau 20% dari jumlah jenis kelelawar yang ada di dunia. Yang terdiri dari jenis kelelawar berukuran kecil hingga kelelawar yang berukuran besar, dan dari kelelawar pemakan serangga hingga pemakan buah-buahan dan nektar. Kelelawar merupakan satu-satunya jenis hewan mamalia yang dapat terbang dengan menggunakan sayapnya. Kelelawar aktif mencari makan dan terbang hanya pada waktu malam hari dikarenakan kelelawar sangat sensitif terhadap dehidrasi (kekurangan air). Bila siang hari ia tidur dengan bergelantung terbalik. Habitat (tempat tinggalnya) biasanya di gua-gua, alam terbuka, atau dipepohonan.

Klasifikasi dari kelelawar :
1. Pteropodidae (kalong)
2. Emballonuridae (Kelelawar ekor-trubus)
3. Megadermatidae (Vampir palsu)
4. Nycteridae (Kelelawar muka-cekung)
5. Rhinolophidae (Kelelawar-ladam)
6. Hipposideridae (Barong)
7. Vespertilionidae (Kelelawar biasa)
8. Molossidae (Kelelawar bibir-keriput)

Khasiat Cave Bat:
1. Hati dan daging Kelelawar
Diyakini bisa menyembuhkan radang tenggorokan dan penyakit asma. Karena Kelelawar memiliki senyawa Kitotefin yang berfungsi untuk menstabilkan membran sel mastosit didalam tubuh. Penyakit Asma yang terjadi karena alergi bisa dicegah dengan adanya daging bersenyawa kitotefin itu di dalam tubuh. Sebab daging tersebut merangsang terbentuknya antibodi pada tubuh. Yang perlu diperhatikan mungkin hanya masalah pengolahan daging sebelum dimakan. Sebab kalau sembarangan mengolah bisa mengakibatkan hilangnya kadar kitotefin yang ada. Jadi disarankan tidak mengolah daging dalam kondisi terlalu panas. Suhu yang disarankan untuk memasak daging ini, jangan sampai melebihi 150 derajat Celcius.

2. Air liur Kelelawar
Senyawa kimia yang ada di air liur (saliva pada kelelawar jenis vampir) ternyata bisa memecahkan bekuan darah (blood clot). Senyawa kimia yang dimaksud sebenarnya berupa enzim bernama Desmoteplase (DSPA). Fungsi enzim ini untuk mengencerkan darah pada penderita Stroke. Seperti diketahui, otak manusia memerlukan 20 persen dari jumlah darah yang mengalir di dalam tubuh. Bila aliran darah ke otak terhambat dalam beberapa detik saja, sel-sel otak akan rusak atau mati. Dengan demikian, beberapa bagian otak pun jadi ikut rusak. Proses inilah yang disebut stroke.
Continue reading...

Tuesday, February 2, 2010

Khasiat Buah Tin


Di dalam Al-Qur'an terdapat sebuah surat dinamakan At Tiin yang diambil dari kata At Tiin yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya buah Tin. Buah yang dikenal dengan nama ara / fig tersebut banyak dijumpai di negara Arab, rasanya manis dan mudah dicerna.

Manfaat dari buah Tin:
1. mencegah kanker
2. mengobati sembelit
3. dapat menurunkan kolesterol jahat
4. menguatkan jantung
5. menormalkan pernafasan bagi penderita asma.

Buah Tin yang besarnya seperti buah kelengkeng ini adalah buah-buahan yang mengandung zat sejenis alkalin yang mampu menghilangkan keasaman pada tubuh. Zat-zat aktif yang terdapat dalam buah tin adalah sejenis zat-zat pembersih yang bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan cara melumurinya. Buah Tin mengandung beragam nutrisi mulai dari Vitamin A, C, mineral kalsium, magnesium dan kalium.
Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada