Showing posts with label Hati. Show all posts
Showing posts with label Hati. Show all posts

Monday, March 1, 2010

Liver / Hepatitis : Akibat dan Gejala


Liver Adalah penyakit hati yang kronis dan ditandai dengan proses peradangan (hepatitis), nekrosis (kematian jaringan) hati, penambahan jaringan ikat (yang batasnya tidak jelas) dengan terbentuknya gumpalan - gumpalan / pembengkakan kecil jaringan (nodus) yang mengganggu susunan dan fungsi hati.

Liver / Hepatitis terjadi karena :
a. Hepatitis Virus :
  1. Virus Hepatitis A (tidak berbahaya meskipun dengan gejala yang hebat, SGOT SGPT tinggi disertai kuning (billirubin yang tinggi).
  2. Virus hepatitis B ( berbahaya meskipun dengan gejala awal yang ringan SGOT SGPT meningkat/ sedikit melebihi normal)
  3. Virus Hepatitis C (Berbahaya karena lebih dari separuh kasusnya menyebabkan kerusakan hati/liver, diketahui dengan memeriksakan HCV.
b. Alkohol
c. Gangguan imunitas (hepatitis lupoid)
d. Toksin dan obat - obatan.
e. Salah gizi
f. Gangguan Metabolik:
g. Diabetes mellitus,
h. Penyakit penimbunan glikogen,
i. Menumpuknya zat besi (Fe) secara berlebihan dalam hati, limpa dan kulit
j. Penyumbatan aliran empedu yang kronik
k. Infeksi penyakit yang kronis
l. Dan lain-lain

Ciri -ciri orang yang menderita Liver/Hepatitis
  1. Bola mata terlihat kekuningan.
  2. Badan lemah / lesu.
  3. Gangguan pencernaan (mual, muntah)
  4. Pembengkakan bagian tubuh karena penumpukan cairan (Ascites)
  5. Perdarahan saluran cerna (Hematemesis melena)
  6. Berdasar tes darah akan tampak kenaikan SGPT dan SGOT di atas normal.
  7. Jaundice atau kulit berwarna kekuningan.
  8. Urin yang coklat seperti warna teh.
  9. Kehilangan atau kenaikan berat tubuh yang abnormal
  10. Diare
  11. Warna tinja (feces) yang pucat
  12. Nyeri di perut pada bagian kanan atas perut
  13. Gatal-gatal
  14. Varises (pembesaran pembuluh vena)
  15. Kelelahan
  16. Hipoglikemia (kadar gula darah rendah)
  17. Demam ringan
  18. Sakit otot-otot
Yang perlu dikonsumsi oleh penderita liver adalah:
  1. Tinggi kalori tinggi protein (kerang, ikan laut)
  2. Jamu temulawak
  3. Memberikan kopi pada penderita hepatitis C dalam jumlah banyak ternyata bisa memperpanjang umur seseorang yang sudah memiliki penyakit hepatitis C kronis.
  4. Memberikan obat-obatan dapat mempercepat proses penyembuhan.
  5. Pemasukan vitamin A dalam jumlah cukup dapat membantu mencegah penumpukan jaringan sel yang mengeras. Tetapi penggunaan vitamin untuk jangka waktu lama dan dengan dosis berlebihan dapat menyebabkan pembengkakan liver.
  6. Pemberian Suplemen vitamin E dapat meningkatkan kandungan vitamin dalam tubuh orang yang menderita liver dan dapat mengurangi kerusakan pada sel-sel liver.
Demikianlah catatan ini dibuat, semoga menjadi pengalaman buat kita semua bahwa kesehatan memang harus dijaga. Untuk sumber-sumber yang telah membantu diucapkan terima kasih.

Continue reading...

Sunday, February 28, 2010

Radang Kandung Empedu


Kandung (kantong) empedu adalah organ kecil berwarna kehijauan, letaknya dibawah liver (hati) yang berperan dalam mencerna makanan. Bentuknya seperti kantung yang digunakan untuk menampung cairan empedu yang mengandung garam empedu dan lemak. Radang kandung empedu atau biasa disebut kolesistitis adalah peradangan pada dinding kandung empedu akibat batu empedu. Penyebabnya karena pola makanan yang buruk, terutama yang tinggi lemak. Penyakit kandung empedu biasanya menyerang orang-orang yang kelebihan berat badan dan sering menyerang wanita yang berusia 40 tahun keatas. Peradangan kandung empedu menimbulkan sakit di sebelah kanan atas perut, dan sakit tersebut menjalar ke bahu kanan. Bila penyakit datang, penderita akan merasakan nyeri yang sifatnya hilang timbul dan berpindah-pindah tempat. Tetapi tidak semua radang kandung empedu disebabkan oleh batu empedu. Pecahan batu empedu di dalam kantong dan saluran empedu dapat menyebabkan iritasi pada dinding kantong empedu dan saluran empedu yang menyebabkan infeksi. Bila hal ini tidak segera diatasi, akan menyebabkan kantong empedu menyusut dan tidak berfungsi dengan baik.

Radang kandung empedu (kolesititis) terdiri dari :
1. kolesititis akut (acalculous cholecystitis)
Disebut akut karena rasa nyeri yang timbul secara tiba-tiba, dan dimulai tanpa infeksi walaupun nantinya akan terjadi infeksi juga. Peradangan ini menyebabkan cairan dalam kandung empedu menumpuk dan dinding kandung empedu menebal. Kolesititis akut jarang sekali terjadi tanpa batu empedu. Peradangan empedu ini biasanya terjadi setelah cedera serius, luka bakar, pembedahan, infeksi yang menyebar keseluruh tubuh, puasa terlalu lama, pasien yang menerima makanan lewat infus dalam jangka waktu lama, defisiensi sistem imun.

2. Kolesititis kronis
Yaitu peradangan menahun yang disebabkan serangan kolesititis akut yang sering kambuh. Hal ini menyebabkan penebalan dinding kandung empedu, yang semakin lama akan semakin mengecil dan kehilangan kemampuan menjalankan fungsinya, yaitu menyimpan cairan empedu.

Gejala-gejala yang terjadi pada penderita kandung empedu:
  1. Nyeri pada bagian kanan atas perut seperti gejala sakit maag/tukak lambung
  2. Nyeri yang hilang timbul dan berpindah-pindah tempat dari sebelah kanan atas perut lalu mengarah ke punggung, dan berpindah lagi ke bahu dan ke dada depan.
  3. Biasanya rasa sakitnya akan timbul antara 1-2 jam setelah makan. Menyebabkan penderita kehilangan selera untuk makan karena takut merasakan sakit sesudah makan.
  4. Gangguan pencernaan, perasaan mual yang disertai dengan muntah-muntah dan berkeringat dingin.
  5. Perut terasa kembung terutama sesudah makan-makanan yang berlemak, makanan yang digoreng, dan sayur-sayuran hijau.
  6. Rasa sakit lebih sering timbul pada waktu malam hari, sehingga membangunkan penderita secara mendadak.
  7. Kulit berwarna kuning (apabila batu empedu menghalangi saluran empedu).
  8. Suhu badan menjadi tinggi.
  1. Extra Vit C : untuk mengurangi timbunan kolesterol.
  2. Vit E : mencegah dan melarutkan batu empedu.
  3. Vit B Complex : membantu membersihkan kandung empedu secara efisiensi.
  4. Lesitin : membantu mengurangi tumpukan lemak dan kolesterol dalam liver.
  5. Temulawak : mengandung khasiat antiradang dan antiracun untuk membantu menurunkan kolesterol jahat.
Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah peradangan kandung empedu:
  1. Jaga berat badan ideal dengan pola makan tinggi serat.
  2. Kurangi karbohidrat halus, gula dan lemak.
  3. Biasakan minum air sedikitnya 8 gelas setiap hari.
  4. Membiasakan makan buah dan sayuran, oat bran dan pektin (jenis serat yang sifatnya larut air dan dapat membantu menurunkan kolesterol) pada apel, kubis, wortel, jeruk, kacang polong, dan oyong berguna mencegah dan membantu menghancurkan batu empedu.
Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada