Showing posts with label Vitamin. Show all posts
Showing posts with label Vitamin. Show all posts

Saturday, February 12, 2011

Vitamin & Kesehatan Mata


Selain vitamin A, masih banyak vitamin untuk mata lainnya yang berperan penting dalam menjaga, melindungi, dan meningkatkan kualitas mata. Terdapat beberapa zat lain yang baik untuk kesehatan mata. Walaupun memang vitamin A sangat bermanfaat bagi mata karena mampu mencegah kebutaan dan xerophthalmia atau kondisi mata kering yang bisa berujung pada penyakit katarak.

1. Lutein dan zeaxanthin: Zat lutein dan zeaxanthin juga bisa membantu menjaga kesehatan retina dengan tak hanya menunda perubahan di dalam retina, tapi juga mampu menjadi penyokong protein. Lutein dan zeaxanthin bisa ditemukan pada sayuran hijau khususnya bayam dan jagung.

2. Vitamin C: Vitamin C dikenal sebagai nutrisi penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan menangkal radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga sebagai antioksidan sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mata, mencegahnya dari katarak, serta melindungi retina mata. Bila Anda seorang perokok, peminum, atau pengidap diabetes, ada baiknya meningkatkan asupan vitamin C karena biasanya golongan tersebut memiliki vitamin C yang sedikit pada tubuhnya. Cobalah untuk mengkonsumsi jeruk, paprika, kentang, dan sayuran hijau lainnya.

3. Selenium: Selain vitamin A dan C, mineral juga penting bagi kesehatan mata. Contohnya adalah selenium yang membantu penyerapan vitamin E dan menghasilkan antioksidan. Makanan yang kaya akan selenium di antaranya kacang brasil dan makanan laut (seafood).

4. Zinc: Membantu tubuh menyerap vitamin A dan berperan sebagai enzim yang membantu mengurangi jumlah kandungan radikal bebas di dalam tubuh. Zinc juga mampu melindungi kita dari regenerasi makular. Makanan yang kaya akan zinc yakni gandum dan kacang.

5. Asam lemak omega 3: Makanan sumber asam lemak omega 3 yakni ikan berjenis cold water yang kaya akan EPA dan DHA seperti salmon dan kembung. Selain ikan, kita bisa mendapatkan zat ini dari minyak sayur. Bahkan, asam omega 3 telah banyak yang dikemas dalam bentuk suplemen.
Continue reading...

Thursday, December 30, 2010

Soybeans


Soybeans, identical to tofu. But, not only famous for knowing it. Soybean meal turned out to have been full of nutrients for the skin beauty. Oil content, protein, vitamins and minerals from the types of nuts can make your skin well groomed. From soybeans, soy oil is now being produced that are useful to nourish the skin.

Entering the age of 30 years, facial skin in women looks increasingly bleak. This is due to air pollution which damage the skin. Essential fatty acids contained in soy may help protect the skin from UV rays. A study published in Lancet Oncology revealed that consumption of foods containing essential fatty acid levels can help some types of cancer.

Soybean oil also helps block the entry of direct exposure to sunlight, cigarette smoke and pollution on the skin. With a high content of antioxidants such as vitamin E and vitamin B complex, where both are essential elements to create a beautiful shiny skin. In addition, soy can also protect from wrinkles that arise due to premature aging.

Soy-based foods are not only found in the know. Today, many emerging soy-based food products can be found on the market. Like soy bars, soy protein that is usually in powder form, soy milk, cheese, yogurt and even with a sense of soy. Hopefully Helpful
Continue reading...

Monday, December 27, 2010

DURIAN


In the durian season, this fruit can be produced in abundance, especially in centers of production in the region. Traditionally, fruit flesh is usually exaggerated preserved by cooking with sugar into dodol durian (commonly called Lempok), or make tempoyak. Furthermore, tempoyak a sour taste can be used as food ingredients such as chili tempoyak, or to a mixture of cooking fish.

Durian is often processed into a mixture of traditional cakes, such as gelamai or dodol. Sometimes, durian sticky rice mixed in a dish of rice (sticky rice) along with coconut milk. In today's world, durian (or smell) are commonly mixed in candy, ice cream, milk, and various other types of beverages.

Durian especially those maintained for its fruit, which is generally eaten (arilus or coated seeds) in a fresh condition. Coated seeds are generally sweet and very nutritious because they contain lots of carbohydrates, fats, proteins, and minerals.

Seeds can be eaten as a snack after boiled or baked, or mixed in durian compote. Raw durian seeds are poisonous and can not be eaten because it contains fatty acids siklopropena (cyclopropene). Durian seeds contain about 27% amylose.

Some parts of the plant is sometimes used as ingredients of traditional medicine. Roots used as a drug fever. The leaves, mixed with jeringau (Acorus Calamus), used to cure cantengan (infection of the nails). Men to treat skin rash on the skin (scab) and constipation (constipation). Rind is also used to be burned and the ashes used in potions to launch abort menstrual and womb. Ash ash and water immersion is also used as a mixture of traditional dyes.

Some communities in Java using durian skin that has been eaten as a repellent (Repellent) mosquitoes by putting them in a corner. Gubalnya wood paneling and white colored reddish. Lightweight, but not very durable and easily attacked by termites. Usually used as furniture, packing crates, and light construction materials under the roof, provided no contact with the ground. Each 100 g of coated seeds contain 67 g of water, 28.3 g carbohydrate, 2.5 g fat, 2.5 g protein, 1.4 g fiber; and has a value of 520 kJ of energy. Durian also contains vitamin B1, vitamin B2, and vitamin C, and potassium, calcium and phosphorus.
Continue reading...

Thursday, November 25, 2010

Seaweed


Seaweed contains essential minerals (iron, iodine, aluminum, manganese, calcium, soluble nitrogen, phosphorus, sulfur, chlorine. Silicon, rubidium, strontium, barium, titanium, cobalt, boron, copper, potassium, and other elements) , nucleic acids, amino acids, proteins, minerals, trace elements, flour, sugar and vitamins A, B, C, D, E, and K.

1. As Material medicine (anticoagulant, antibiotics, antihehmethes, antihypertensive agents, reducing cholesterol, dilatory agents and insecticides.

2. Due to the high nutritional content, it can improve work systems hormonal, lymphatic, and nervous too.

3. Increase the body's defense function, improve heart and circulatory system of blood, and digestive system.

4. Traditional medicine for coughs, asthma, bronchitis, tuberculosis, intestinal worms, abdominal pain, fever, rheumatism, and even believed to increase sexual power.

5. Body needs iodine to prevent goiter disease.

6. Chlorophyll content of seaweed is anti-carcinogenic, fiber, selenium and zinc are high on the seaweed to reduce estrogen (estrogen is too high to encourage the emergence of cancer, so consumption of seaweed to reduce the risk of cancer and even treat).

7. The content of vitamin C and antioxidants to fight free radicals.

8. High in fiber which can prevent colon cancer, aid digestion, increase the water content in feces.

9. Helps metabolize fat, thus lowering blood cholesterol levels and blood sugar. Seaweeds also help treat peptic ulcers, colitis, constipation and other digestive disorders.

10. Can help the absorption of excess salt in the body.

11. Good for the diet, reducing the risk of obesity, the seaweed fiber is filling and stodgy carbohydrate content so that it will cause the feeling full longer.

12. Anti-oxidants play a role in healing and skin rejuvenation. Vitamin A (beta carotene) and vitamin C its work in maintaining collagen, whereas the protein content of seaweed is important to form a new network of the skin. So Prevents premature aging.

13. Contains calcium ten times higher than the milk, so that very precise seaweed consumed to reduce symptoms and prevent osteoporosis.
Continue reading...

Sunday, February 28, 2010

Radang Kandung Empedu


Kandung (kantong) empedu adalah organ kecil berwarna kehijauan, letaknya dibawah liver (hati) yang berperan dalam mencerna makanan. Bentuknya seperti kantung yang digunakan untuk menampung cairan empedu yang mengandung garam empedu dan lemak. Radang kandung empedu atau biasa disebut kolesistitis adalah peradangan pada dinding kandung empedu akibat batu empedu. Penyebabnya karena pola makanan yang buruk, terutama yang tinggi lemak. Penyakit kandung empedu biasanya menyerang orang-orang yang kelebihan berat badan dan sering menyerang wanita yang berusia 40 tahun keatas. Peradangan kandung empedu menimbulkan sakit di sebelah kanan atas perut, dan sakit tersebut menjalar ke bahu kanan. Bila penyakit datang, penderita akan merasakan nyeri yang sifatnya hilang timbul dan berpindah-pindah tempat. Tetapi tidak semua radang kandung empedu disebabkan oleh batu empedu. Pecahan batu empedu di dalam kantong dan saluran empedu dapat menyebabkan iritasi pada dinding kantong empedu dan saluran empedu yang menyebabkan infeksi. Bila hal ini tidak segera diatasi, akan menyebabkan kantong empedu menyusut dan tidak berfungsi dengan baik.

Radang kandung empedu (kolesititis) terdiri dari :
1. kolesititis akut (acalculous cholecystitis)
Disebut akut karena rasa nyeri yang timbul secara tiba-tiba, dan dimulai tanpa infeksi walaupun nantinya akan terjadi infeksi juga. Peradangan ini menyebabkan cairan dalam kandung empedu menumpuk dan dinding kandung empedu menebal. Kolesititis akut jarang sekali terjadi tanpa batu empedu. Peradangan empedu ini biasanya terjadi setelah cedera serius, luka bakar, pembedahan, infeksi yang menyebar keseluruh tubuh, puasa terlalu lama, pasien yang menerima makanan lewat infus dalam jangka waktu lama, defisiensi sistem imun.

2. Kolesititis kronis
Yaitu peradangan menahun yang disebabkan serangan kolesititis akut yang sering kambuh. Hal ini menyebabkan penebalan dinding kandung empedu, yang semakin lama akan semakin mengecil dan kehilangan kemampuan menjalankan fungsinya, yaitu menyimpan cairan empedu.

Gejala-gejala yang terjadi pada penderita kandung empedu:
  1. Nyeri pada bagian kanan atas perut seperti gejala sakit maag/tukak lambung
  2. Nyeri yang hilang timbul dan berpindah-pindah tempat dari sebelah kanan atas perut lalu mengarah ke punggung, dan berpindah lagi ke bahu dan ke dada depan.
  3. Biasanya rasa sakitnya akan timbul antara 1-2 jam setelah makan. Menyebabkan penderita kehilangan selera untuk makan karena takut merasakan sakit sesudah makan.
  4. Gangguan pencernaan, perasaan mual yang disertai dengan muntah-muntah dan berkeringat dingin.
  5. Perut terasa kembung terutama sesudah makan-makanan yang berlemak, makanan yang digoreng, dan sayur-sayuran hijau.
  6. Rasa sakit lebih sering timbul pada waktu malam hari, sehingga membangunkan penderita secara mendadak.
  7. Kulit berwarna kuning (apabila batu empedu menghalangi saluran empedu).
  8. Suhu badan menjadi tinggi.
  1. Extra Vit C : untuk mengurangi timbunan kolesterol.
  2. Vit E : mencegah dan melarutkan batu empedu.
  3. Vit B Complex : membantu membersihkan kandung empedu secara efisiensi.
  4. Lesitin : membantu mengurangi tumpukan lemak dan kolesterol dalam liver.
  5. Temulawak : mengandung khasiat antiradang dan antiracun untuk membantu menurunkan kolesterol jahat.
Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah peradangan kandung empedu:
  1. Jaga berat badan ideal dengan pola makan tinggi serat.
  2. Kurangi karbohidrat halus, gula dan lemak.
  3. Biasakan minum air sedikitnya 8 gelas setiap hari.
  4. Membiasakan makan buah dan sayuran, oat bran dan pektin (jenis serat yang sifatnya larut air dan dapat membantu menurunkan kolesterol) pada apel, kubis, wortel, jeruk, kacang polong, dan oyong berguna mencegah dan membantu menghancurkan batu empedu.
Continue reading...

Wednesday, February 10, 2010

1001 Manfaat Buah Apel


Apel banyak memiliki kandungan Vitamin, Mineral serta unsur lain seperti Fitokimia, Serat, Tanin, Baron, Asam Tartar, dan lainnya. Zat-zat inilah yang sangat dipelukan bagi tubuh kita untuk mencegah dan menanggulangi berbagai penyakit. Buah Apel kaya akan serat, sehingga baik untuk orang yang sedang dalam program diet. Hal ini disebabkan karena serat yang tinggi sehingga memperlambat datangnya lapar. Buah apel mengandung serat yang berguna mengikat lemak dan kolesterol jahat dalam tubuh untuk selanjutnya dibuang.
  1. Buah apel kaya akan kandungan vitamin, misalnya vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin B9, vitamin C. Mineral dalam buah apel antara lain kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan zinc.
  2. Fitokimia dalam buah apel merupakan antioksidan untuk melawan radikal bebas yang berasal dari polusi atau lingkungan sekitar. Zat ini juga berfungsi untuk menekan jumlah kolesterol jahat (LDL) yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. zat fitokimia dalam kulit apel menghambat pertumbuhan kanker usus sebesar 43 persen.
  3. Buah apel juga memiliki kandungan Tanin. Tanin adalah zat yang berfungsi membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi.
  4. Di dalam buah apel terdapat Baron. Baron berfungsi mempertahankan jumlah estrogen dalam tubuh seorang wanita. Kandungan baron dalam apel terbukti membantu wanita mempertahankan kadar hormon estrogen saat menopause. Mempertahankan estrogen berarti mengurangi gangguan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon pada saat menopause, misalnya semburan panas, nyeri, depresi, penyakit jantung, dan osteoporosis.
  5. Salah satu kandungan buah apel yang baik untuk mencegah penyakit adalah zat flavonoid, dalam apel terbukti dapat menurunkan resiko kanker paru-paru sampai 50 persen dan dapat mencegah penyakit jantung dan stroke.
  6. Buah apel juga terdapat asam Tartar. Asam tartar dapat menyehatkan saluran pencernaan, karena zat ini mampu membunuh bakteri yang ada dalam saluran pencernaan.
Selain buahnya dimakan, Apel juga dapat diolah menjadi sari minuman dan permentasi apel (yang biasa disebut dengan Cuka Apel). Sari buah apel dapat ditemui di supermarket atau toko-toko yang menjual makanan dan minuman. Sedangkan untuk Cuka Apel dapat ditemui di apotik atau toko obat-obatan.

Manfaat bila mengkonsumsi permentasi dari buah apel (Cuka Apel) antara lain:
  1. Terapi membersihkan batu empedu
  2. Mengatasi gangguan maag : Penderita sakit maag disebabkan karena lambung kekurangan enzim asam Hidroklorida ketika menerima makanan. Cuka apel mengandung asam hidroklorida yang dapat membantu mengatasi gangguan tersebut.
  3. Mencegah asam urat/Rhematik : Asam urat atau rhematik disebabkan terjadi endapan purin sekitar persendian tulang dan teras sakit/nyeri. Cuka apel mengandung Kalium yang mampu mencegah endapan purin tersebut.
  4. Mencegah kolestrol/Hipertensi : Kandungan serat buah pectin pada cuka apel dapat mengendalikan kolestrol dalam darah dengan mengikat empedu dan menghambat penyerapan lemak.
  5. Mencegah serangan jantung : Cuka apel mengandung senyawa Fitonutruent yang bermanfaat untuk memperlambat terurai LDL ( Low Density Lipoprotein ) penyebab serangan jantung.
  6. Menormalkan kadar gula : Kandungan serat buah/pectin pada cuka apel mampu menghambat penyerapan gula dalam tubuh sehingga kadar gula lebih terkendali.
  7. Mencegah Kerapuhan tulang ( Osteoporosis ) : Kandungan Magnesium pada cuka apel yang dikonsumsi dalam tubuh akan berfungsi sebagai perekat kalsium dan poster pada tulang sehingga mampu mengatasi kerapuhan tulang.
  8. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker Prostat : Cuka apel mengandung serat Fito kimia dan Quacertin yang sangat efektif mencegah pertumbuhan sel kanker prostat.
  9. Meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh : Cuka apel mengandung vitamin C, Mineral dan asam amino yang dibutuhkan untuk energi dan membangun pengganti sel-sel yang rusak (regenerasi) sehingga merangsang system kekebalan tubuh.
  10. Mengatasi kegemukan (Obesitas) : Cuka apel mengandung kalsium yang berfungsi sebagai penghambat penimbunan lemak di dalam tubuh bagi penderita kegemukan.
  11. Gangguan keracunan akibat penumpukan residu dalam jumlah yang cukup besar dengan indikasi muntah – muntah
Continue reading...

Tuesday, January 19, 2010

Colour Yourself Healthy


Mengkonsumsi buah dan sayur dengan warna yang berbeda setiap hari adalah kunci dari kesehatan yang optimal. Berbagai warna sayur dan buah yang dikonsumsi memiliki berbagai kandungan fitonutrisi yang berbeda-beda, yang semuanya bermanfaat untuk tubuh kita. Fitonutrisi merupakan senyawa kimia pada tumbuhan yang berfungsi menjaga tumbuhan dari lingkungan sekitar, pemangsa, virus, bakteri dan jamur. Ratusan fitonutrisi telah diketahui manfaatnya bagi kesehatan manusia, antara lain lutein, lycopene, resveratrol, beta carotene, allicin. Bahan-bahan aktif ini terbukti memiliki banyak kegunaan, seperti menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah, membantu pertumbuhan sel dan fungsi organ tubuh, serta sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas. Jadi, warnailah piring anda setiap hari dengan berbagai sayur dan buah-buahan yang berbeda-beda agar dapat memberi manfaat optimal bagi kesehatan anda.

JINGGA - KUNING
Mengandung beta karoten sebagai antioksidan yang bisa mencegah penyakit jantung, kanker kulit, dan penuaan dini. Selain itu juga sebagai sumber vitamin C yang membantu tubuh menyerap zat besi untuk mencegah anemia dan rasa letih berlebihan.

HIJAU
Mengandung lutein, vitamin dan mineral yang baik untuk sistem kekebalan tubuh dan juga untuk mata dan kulit. Vitamin K dalam sayuran hijau membantu tubuh menyerap kalsium untuk kekuatan tulang, pertumbuhan kuku dan rambut yang sehat.

MERAH
Mengandung lycopene, antioksidan tinggi yang juga melindungi tubuh dari infeksi virus dan mencegah penuaan dini. Selain itu antioksidan dalam buah berwarna merah melindungi sel tubuh dari kerusakan dan baik untuk kesehatan kulit karena melindungi lapisan kolagen dalam tubuh.


UNGU - BIRU HITAM
Mengandung anthocyanidins resveratrol, striknin, skopolamin, skopoletin, dan skoparon yang merupakan senyawa aktif yang bisa menghambat serangan gugup atau kekejangan saraf. Selain manfaat antioksidan yang tinggi, sayur dan buah berwarna ungu - biru hitam ini baik untuk memperlancar peredaran darah.

PUTIH
Mengandung allicin, bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, kesehatan fungsi arteri dan kelancaran peredaran darah.
Continue reading...

Monday, January 18, 2010

KESEHATAN MATA


Banyak keluhan tentang mata kering dengan gejala pedih, gatal, atau serasa terbakar. Namun, umumnya masalah mata dianggap tidak serius. Tetapi sebenarnya masalah mata kering sangat umum diderita, rasa tak nyaman dimata disebakan abrasi karena cairan mata berkurang.

Penyebab Mata kering:
* Proses menua
* Kondisi kering diluar rumah/gedung (udara berangin) atau lingkungan kerja(AC)
* Terkena sinar matahari
* Terkena asap rokok
* Obat-obat flu dan alergi.
* Luka pada mata atau masalah lainnya (drooping eyelid, bulging eyes)
* Sjogren's syndrome
* Operasi mata

Perawatan Mata kering
Agar mata kering terasa nyaman kembali :
* Gunakan obat tetes mata berupa airmata buatan
* Jangan merokok, jangan keluar rumah saat cuaca berangin, atau jangan terlalu lama berada
diruang ber-AC.
* Jika terpaksa seharian berada diruang ber-AC maka gunakan mesin pelembab udara.
* Sering-sering mengedipkan mata jika mata terasa kering saat bekerja dengan komputer.
* Istirahatkan mata.

6 Vitamin dan Herba untuk menjaga kesehatan mata:
1. BILBERRY, digunakan untuk gangguan pencernaan dan gangguan mata. Zat aktif yang berperan adalah anthocyanoide yaitu salah satu tipe flvonoid. Antosianosid adalah antibiotik yang membantu meningkatkan aliran darah di pembuluh kapiler mata. Membantu mata cepat menyesuaikan diri dalam pergantian cahaya, dan meningkatkan ketajaman penglihatan. Suplemen bilberry yang diminum bersama vitamin E terbukti efektif menghambat laju katarak, juga digunakan mengobati retinopati akibat diabetes, dan menghambat macular degeneration yaitu kerusakan makula (daerah kecil dibelakang mata) yang menyebabkanpenglihatan kabur.

2. Vitamin A, sangat penting untuk ketajaman penglihatan mata pada malam hari, dan juga memegang peran dalam menghambat laju katarak. Selain sebagai suplemen, juga bisa didapat dalam wortel, ubi merah dan hati.

3. EYEBRIGHT, merupakan obat mata yang digunakan sehari-hari dirumah. Disini dikenal sebagai kembang telang (clitorea ternates linn). Cuci bunga lalu rendam dalam air panas, biarkan dingin. Angkat bunga, gunakan air rendaman untuk mencuci mata (mengompresnya).

4.GRAPESEED, baik untuk sirkulasi periferal mata. Juga memperkuat pembuluh kapiler mata.

5. LUTEIN, merupakan salah satu tipe nutrisi karotenoid. Lutein termasuk beta karotenoid dan alfa karotenoid yang oleh tubuh diubah menjadi vitamin A yang bermanfaat bagi kesehatan mata. Lutein terutama terdapat dalam persentase tinggi didalam makula mata. Bermanfaat menghambat penyakit macular degeneration yang menyebabkan kebutaan. Dalam hal ini, lutein bekerja dalam kapasitas nya sebagai antioksida.

6. OMEGA 3 FATTY ACID, asam lemak ini mengurangi gejala tidak nyaman yang disebabkan mata kering. Ini hasil penelitian Harvard Medical School di Amerika. Dosis suplemen omega 3 adalah 3-6 mg perhari.

Solusi lain untuk menanggulangi mata pedih karena seharian bekerja dengan komputer atau terpapar bumbu-bumbu dapur karena seharian memasak, adalah mengompresnya dengan es susu yang fungsinya untuk membantu menyempitkan pembuluh darah, sedangakan lemak susu membuat nyaman kulit/mata kering.
Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada