Showing posts with label Saponin. Show all posts
Showing posts with label Saponin. Show all posts

Tuesday, March 22, 2011

Onion Leaves


Onion leaves (allium sp) were planted centuries ago in China and Japan. He is a perennial plant (annual) are cultured in annual (seasonal) or biennial (two seasons). Leek plants do not produce tubers, leafy long round, and hollow like a pipe. The structure of interest is with red onions, with white flower color. Seeds of young white and after dark to black.

There are two types of onion leaves, namely onion lily (allium fistulosum) or onion Semprong / sibol and leek (allium porrum) or Leek. The first has the small tuber with round leaves, length, and hollow like a pipe. Who's who both do not have a tuber with long leaves and clay.

Onions contain a lot of leaves known saponins, tannins, and essential oils With abortion, the Onion Leaves efficacious to relieve flatulence, coughs, colds, shortness of breath because of the flu, diuretics, diaforetik, joint pain and anti-inflammatory; relieve swelling due to ulcers, and also eliminate free insect bites.

Continue reading...

Wednesday, January 26, 2011

Daun Dewa


Daun dewa sebagai tanaman obat. Batang muda berwarna hijau dengan alur memanjang warna tengguli, bila agak tua bercabang banyak. Daun tunggal, mempunyai tangkai, bentuk bulat telur sampai bulat memanjang. Ujung melancip. Banyak mengandung Saponin, minyak atsiri, dan flavonoid. Penyakit yang dapat diobati adalah luka terpukul, pendarahan, batuk darah, muntah darah, mimisan; Infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa; pembekuan darah, tulang patah, pendarahan setelah melahirkan.

Fungsi daun dan umbi bagi kesehatan:
1. Daun : Luka terpukul, melancarkan sirkulasi, menghentikan perdarahan (Batuk darah, muntah darah, mimisan), pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa.

2. Umbi : Menghilangkan pembekuan darah (haematom), pembengkakan, tulang patah (Fraktur), dan perdarahan sehabis melahirkan.
Pemakaian dalam : 15-30 gram daun segar, direbus atau ditumbuk kemudian diperas, minum.
Pemakaian luar : Secukupnya tumbuhan ini dilumatkan sampai lunak, ditempelkan di tempat yang sakit.

Penggunaan Untuk Obat :
  1. Digigit ular / binatang lainnya: Umbi dilumatkan kemudian ditempelkan di tempat yang digigit.
  2. Kutil : 5 lembar daun dewa dihaluskan, dan dilumurkan pada tempat berkutil, kemudian dibalut. Dilepas keesokan harinya.
  3. Luka terpukul, tidak datang haid: 15-30 gram herba direbus dan tumbuk, ambil airnya, campur dengan arak yang sudah dipanaskan, dan minum.
  4. Perdarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk dan muntah darah : 1 (satu) batang lengkap (15 gram) direbus, dan minum.
  5. Kejang pada anak: 1 batang ditumbuk ambil airnya, dicampur arak, dan minumkan.
  6. Luka terpukul, masuk angin: 6-9 gram umbi segar ditambah arak kuning (wong ciu) secukupnya, kemudian dipanaskan dan minum.
Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada