Showing posts with label anak. Show all posts
Showing posts with label anak. Show all posts

Thursday, February 23, 2012

Kecerdasan Anak Dari Lahir


Beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan anak, antara lain:

1. Genetik
Salah satu faktor yang menjadi penentu kecerdasan janin adalah faktor genetik dari orangtua. Orangtua yang pintar biasanya akan memiliki anak yang cerdas, karena genetik memiliki kontribusi yang paling besar dalam pengaruh kecerdasan janin.

2. Kecukupan gizi
Faktor lain yang sangat berpengaruh adalah gizi yang cukup selama masa kehamilan. Kesadaran orangtua akan pentingnya asupan gizi yang cukup sangat berpengaruh pada perkembangan otak anak, dan membuat anak menjadi cerdas. Asupan yang sangat berpengaruh untuk kecerdasan anak adalah asam folat, omega-3, dan berbagai vitamin lainnya. Kebutuhan gizi ini bisa diperoleh dari bahan makanan seperti kacang-kacangan, buah, dan sayur. Asupan ini sangat diperlukan terutama pada trimester pertama, karena saat inilah perkembangan otak anak terjadi. Sayangnya, meski sudah banyak menyantap makanan sehat ini, kadang-kadang ibu masih kekurangan vitamin dan mineral yang dibutuhkan. Hal ini disebabkan rusaknya zat-zat gizi tersebut akibat kesalahan dalam pengolahan makanan. Sebagai alternatifnya, ibu hamil sebaiknya mengonsumsi suplemen yang mengandung AHA dan DHA.

3. Stimulasi musik
Banyak yang meyakini, musik bisa membantu merangsang kecerdasan anak. Anda tidak harus membatasi diri dengan mendengarkan musik klasik saja. Semua jenis musik ternyata bisa digunakan untuk menstimulasi kecerdasan anak, dan bisa dilakukan sejak masa kehamilan 24 minggu. Stimulasi musik bisa membuat anak memiliki daya ingat yang lebih baik ketika dewasa.
Continue reading...

Tuesday, May 3, 2011

Demam Pada Anak


Demam merupakan mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi atau masuknya zat asing ke dalam tubuh. Seseorang dikatakan mengalami demam apabila suhu badan lebih dari 37,8 derajat Celcius. Apabila mengalami demam, harus diwaspadai adanya penyakit yang sedang menyerang tubuh. Dengan mengetahui penyebab demam akan sangat membantu menentukan pengobatan bagi penderita.

Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium (diluar rongga kepala). Kejang demam adalah suatu kejadian pada bayi atau anak yang biasanya terjadi antara umur 3 bulan dan 5 tahun berhubungan dengan demam tetapi tidak pernah terbukti adanya infeksi intrakranial atau penyebab tertentu. Anak yang pernah kejang tanpa demam dan bayi yang berumur kurang dari 4 minggu tidak termasuk. Kejang demam harus dibedakan dengan epilepsi, yaitu yang ditandai dengan kejang berulang tanpa demam.

Tentang kejang demam:
  1. Umum ditemui pada anak-anak dalam rentang usia 3 bulan hingga 6 tahun. Lebih detail; 2-4% pada usia dibawah 5 tahun, 4% pada 6 bulan pertama kelahiran, 90% diantara 6 bulan hingga 3 tahun, dan 6% pada usia diatas 3 tahun.
  2. Kejang demam terjadi dalam waktu singkat, umumnya pada rentang waktu dibawah 15 menit. Lebih detail; 78% dialami kurang dari 6 menit, 50% terjadi dibawah 3 menit. sekitar 5% terjadi diatas 30 menit. Diatas rentang waktu 15 menit, serangan tersebut perlu diwaspadai, karena tergolong serangan kompleks yang bisa terjadi lebih dari 1 kali dalam kurun waktu 24 jam.
  3. Kejang terjadi bersamaan dengan kenaikan suhu badan (demam) yang tinggi dan cepat hingga mencapai suhu luar tubuh 38 derajat Celcius atau lebih.
  4. Wujud kejang dapat berupa (bola) mata berbalik ke atas disertai kekakuan atau kelemahan. Atau, terjadi gerakan sentakan berulang tanpa didahului kekakuan pada anggota gerak.
  5. Untuk kasus kejang demam kompleks, biasanya penderita memiliki kelainan neurologis dan atau memiliki riwayat kejang bahkan epilepsi dalam keluarganya
  6. Penderita biasanya akan tidur pulas atau nyenyak setelah mengalami kejang demam.
  7. Secepatnya menurunkan panas badan adalah hal utama menghindari kejang.
  8. Longgarkan pakaian yang ketat atau yang berbahan dasar dengan sifat memerangkap panas.
  9. Gunakan kompres air hangat dan perbanyak minum air putih untuk merangsang turunnya panas badan penderita, hindari penggunaan air dingin dan kompres alkohol. Obat penurun panas dapat pula digunakan bila dibutuhkan.
  10. Hindari penggunaan kopi sebagai anti kejang, gunakan obat pencegah kejang yang diberikan lewat dubur jika penderita tidak dapat mengkonsumsi obat.
  11. Bila terjadi kejang, jangan menahan gerakan-gerakan anak seperti memegangi tangan atau kakinya. Segera miringkan anak apabila kejang telah berhenti.
  12. Keadaan ini tidak identik dengan epilepsi, dimana serangan kejang terjadi berulang-ulang tanpa demam. Ada sekitar 15% kasus epilepsi yang didahului dengan gejala kejang demam. Namun, kurang dari 5% anak kejang demam berkembang menjadi epilepsi.
  13. Tetap monitor suhu tubuh penderita selama 16 hingga 24 jam sejak awal serangan. Karena kemungkinan serangan ulang masih mengintainya.
  14. Tetap tenang dan tidak panik saat menghadapi gejala dan serangan kejang demam yang terjadi pada penderita.
Kejang demam yang banyak dialami anak balita yang memiliki sifat bawaan mudah mendapatkan gangguan kesehatan tersebut. Tidak seperti epilepsi, pencetus kejang demam pada umumnya demam tinggi. Bila kejang demam terjadi, tenanglah. Namun bila serangan itu berlanjut lebih dari lima menit, segeralah mencari bantuan dokter. Orangtua disarankan tetap waspada terhadap kemungkinan serangan kejang demam. Kalau serangan datang, orang tua hendaknya tetap tenang.
Continue reading...

Thursday, June 17, 2010

Sembuh Dengan Ikan Gabus


Ikan gabus/common snakehead dikenal juga dengan nama ikan kutuk, haruan, kocolan, bogo, atau licingan. Selain rasanya yang lezat, ikan gabus juga memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan. Kandungan protein albumin yang sangat tinggi, membuat ikan gabus dapat digunakan untuk membantu mempercepat penyembuhan bermacam penyakit, dari kekurangan gizi hingga HIV-AIDS.

Khasiat bila mengkonsumsi ikan gabus:
  1. Meningkatkan kadar Albumin dan Daya Tahan Tubuh.
  2. Mempercepat proses penyembuhan Pasca Operasi.
  3. Mempercepat penyembuhan luka dalam/luar.
  4. Membantu proses penyembuhan pada penyakit: Hepatitis, TBC/Infeksi Paru, Nephrotic Syndrome,Tonsilitis, Thypus, Diabetes, Patah Tulang, Gastritis, ITP, HIV, Sepsis, Stroke, Thalasemia Minor.
  5. Menghilangkan Pembengkakan.
  6. Memperbaiki Gizi Buruk pada Bayi, Anak dan Ibu Hamil.
  7. Membantu penyembuhan Autis.
  8. Sebagai larutan pengganti pada keadaan defisiensi albumin
Albumin merupakan bagian dari protein yang sangat penting untuk tubuh. Albumin berada di dalam darah dan berfungsi mengatur keseimbangan air dalam sel, memberi gizi pada sel dan mengeluarkan produk buangan. Albumin juga berfungsi mempertahankan pengaturan cairan dalam tubuh. Bila kadar albumin rendah, maka protein yang dikonsumsi anak akan pecah. Protein yang seharusnya dikirim untuk pertumbuhan sel menjadi tidak maksimal.

Pada anak yang kekurangan albumin atau pada penderita TBC, maka obat yang diminum daya kerjanya kurang maksimal. Sedangkan pada anak yang sedang berada di fase golden age (1-5 tahun), kekurangan albumin sangat mengganggu pertumbuhan otaknya. Semakin sedikit albumin, pertumbuhan sel di otak akan semakin sedikit. Sel yang sedikit membuat anak tumbuh tidak cerdas. Sebenarnya, tubuh memiliki cadangan albumin yang bisa digunakan bila asupan albumin sangat kurang yang berada didalam otot. Namun bila albumin cadangan ini diambil terus-menerus, anak akan mengalami gangguan berat badan. Ia terlihat sangat kurus dan tubuhnya tidak bugar. Tak heran bila anak yang sangat kurus diindikasikan kekurangan albumin di dalam tubuhnya. Bila kadar albumin di dalam tubuh cukup, selain daya tahan tubuh meningkat, proses penyembuhan dari penyakit pun lebih cepat. Bila kelebihan albumin biasanya disimpan di jaringan lemak dan tak akan membahayakan anak.

Beberapa penelitian telah dipublikasikan diantaranya disampaikan oleh seorang guru besar Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya Malang dalam Rapat Senat Terbuka telah melakukan verifikasi antara Human Serum Albumin dengan Fish Albumin Ikan Gabus dan terbukti dapat mempercepat penyembuhan luka hingga 30% (dari rerata 10 hari menjadi 7 hari). Tidak semua orang suka dengan rasa dan bau amis ikan gabus. Hal ini sudah disiasati dengan cara ikan gabus dibuat ekstrak dalam bentuk bubuk lalu dimasukkan ke dalam kapsul. Penelitian ini dilakukan oleh seorang ahli gizi dari CFNH (Center for Food, Nutrition, and Health) bersama rekan-rekannya di Universitas Hasanudin, yang berhasil membuktikannya di RS Wahidin Sudiro Husodo Makassar, Sulawesi Selatan. Setelah beberapa kali mengonsumsi ikan gabus, kadar albumin si pasien meningkat sehingga kesehatannya pun membaik lebih cepat.

Tak hanya anak sakit yang kekurangan albumin, anak sehat pun bisa mengalami kekurangan albumin walaupun pada saat itu dia tidak sedang sakit tetapi dapat ditunjukkan dengan tubuh anak yang kurus, tidak terlihat segar, lemah, dan sebagainya. Gejala kurus tidak bisa selalu diindikasikan kalau anak kekurangan albumin. Bisa saja anak tersebut memang punya genetik kurus dari kedua orangtuanya atau penyakit lainnya. Untuk mengetahui maka darah anak tersebut harus diperiksa di laboratorium untuk diketahui kadar protein albuminnya. Tetapi, jangan menunggu sampai anak kekurangan albumin. Kita harus mencegah kejadian tersebut karena sangat mengganggu daya tahan tubuh, juga sistem metabolismenya.

Kita dapat memberikan albumin secara alami kepada anak dengan cara menyediakan lauk ikan gabus dalam menu anak. Apalagi, ikan gabus mudah sekali didapatkan di pasar-pasar.

Continue reading...

Monday, February 15, 2010

Air Susu Ibu (Dengan Segala Manfaatnya)


Air Susu Ibu (ASI) adalah sebuah cairan kehidupan untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. ASI mengandung nutrisi dan elemen dengan jumlah yang sesuai untuk pertumbuhan bayi yang sehat. Memberikan ASI kepada bayi bukan saja memberikan kebaikan bagi bayi tapi juga keuntungan bagi sang ibu. Bayi yang diberi ASI sampai lebih dari 9 bulan akan menjadi dewasa dan lebih cerdas karena ASI mengandung DHA/AA. ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf.

Hari pertama setelah melahirkan, payudara akan menghasilkan kolustrum, yaitu cairan kekuningan yang mengandung protein tinggi yang membentuk antibodi, enzim, dan hormon. Perkembangan bayi yang terlalu lamban bukan karena ASI sang ibu tidak cukup, tetapi karena bayi tidak mendapat susu yang cukup, disebabkan karena cara bayi menghisap puting susu yang kurang tepat.
Pemberian susu yang baik harus sesuai kebutuhan bayi. Teknik dan posisi menyusui harus tepat, bayi membuka mulutnya lebar-lebar untuk memasukkannya ke puting/aerola. Bayi yang telah melakukan gerakan menyusui dengan tepat jika telinga dan pelipisnya bergerak-gerak yang menandakan otot rahangnya bekerja keras.

Manfaat ASI bagi seorang ibu:
1. Menghentikan Pendarahan.
Selama ASI digunakan, produksi oksitosin-hormon yang berperan dalam produksi ASI akan berlangsung terus. Hormon ini bermanfaat bagi ibu karena membuat otot-otot polos rahim dan pembuluh darah menjadi berkerut. Hal ini akan bekerja secara maximal setelah melahirkan dan ibu bisa langsung mulai menyusui bayinya. Dengan demikian, penyempitan pembuluh darah yang terbuka saat melahirkan bisa dipercepat.
2. Mencegah Kanker dan Kehamilan.
Penelitian menunjukkan bahwa ibu yang memberikan ASI secara eksklusif memiliki resiko terkena kanker payudara dan kanker ovarium lebih kecil dibanding yang tidak menyusui secara eksklusif. Karena ASI secara tepat menemukan keberadaan sel-sel kanker dan kemudian membunuhnya. Adalah zat yang disebut alpha-lac (alphalactalbumin) yang terdapat dalam jumlah besar di dalam ASI, yang mengenali keberadaan se-sel kanker dan membunuhnya. Alpha-lac dihasilkan oleh sebuah protein yang membantu pembuatan gula laktosa di dalam susu
3. Membantu mengurangi timbunan lemak
Ibu yang menyusui secara eksklusif ternyata lebih mudah dan lebih cepat kembali ke berat badan semula seperti pada saat belum hamil. Timbunan lemak yang terbentuk pada masa kehamilan sebetulnya memang disiapkan sebagai sumber tenaga dalam proses produksi ASI. Dengan menyusui, tubuh akan menghasilkan ASI lebih banyak sehingga timbunan lemak yang berfungsi sebagai cadangan tenaga akan terpakai dan berat badan ibu akan cepat kembali seperti sebelum kehamilan.

Persiapan Ibu Sebelum Menyusui.
1. Pilihlah bra dengan bahan lembut (sebaiknya dari bahan katun) dengan model yang benar-benar menyangga payudara, tali bra yang lebar, serta bagian belakang yang bisa disesuaikan. Periksalah ukuran payudara secara teratur, karena payudara akan terus membesar selama kehamilan.
2. Memasuki 36 minggu sebelum melahirkan, sebaiknya sudah memilih bra menyusui yang sesuai. Memakai bra dengan ukuran yang tidak sesuai dapat menyebabkan infeksi pada kelenjar susu.
3. Memasuki 24 minggu sebelum melahirkan, persiapkanlah dengan merawat puting susu dengan cara membersihkannya pada waktu mandi.
4. Pada akhir bulan kehamilan, sekitar 6 minggu menjelang kelahiran mulailah membuka saluran susu dengan memijat lembut payudara pada bagian gelap dari payudara (aerola) dan puting susu. Pijatan ini, mungkin dapat mengeluarkan tetesan air susu yang berupa cairan kental berwarna kekuningan. Jika sudah selesai, bersihkan payudara dan puting susu dengan air dan keringkan dengan handuk, dan jangan menggunakan sabun didaerah puting.

Menyusui memang kelihatan sederhana karena orang yang berpendidikan terbataspun bisa melakukannya. Memutuskan untuk menyusui sebaiknya sudah direncanakan sejak terjadi kehamilan, supaya kita tahu tehnik dan manfaat menyusui yang tepat dan cara merawat payudara agar terhindar dari bakteri-bakteri yang dapat mengganggu kesehatan ibu dan anak. Selamat Menyusui bagi Ibu-ibu yang sedang masa menyusui.
Continue reading...

Monday, January 25, 2010

Orang tua akrab dengan anaknya


Mendongeng atau membacakan cerita untuk anak-anak banyak manfaatnya. Selain menumbuhkan daya imajinasi dan kreativitas, bercerita akan menambah kedekatan dan rasa kasih sayang antara orang tua dan anak. Tapi, tidak semua orang tua mampu berdongeng untuk anaknya.

Dibawah ini bisa dijadikan panduan bagi orang tua memulai dan melatih bercerita didepan anaknya, baik diwaktu luang atau waktu tidur.
1. Mulailah dengan sebuah cerita pendek, hal ini akan mudah diingat oleh anak.
2. Cerita tentang hewan lebih mudah mengena dihati anak.
3. Jika ada kejadian lucu, sedih, menakutkan atau menghebohkan pada teman atau kerabat diceritakan ke anak maka hal ini juga bisa jadi cerita menarik.
4.Kejadian saat bertamasya selalu menyenangkan jika diceritakan, misalnya kacang rebus milik ayah direbut monyet saat berada di kebun binatang.
5. Gunakan kreativitas anda untuk menirukan suara binatang atau ekspresikan perasaan sesuai Rata Penuhalur cerita seperti takut, marah, tertawa dan lain-lain.
6. Rekamlah suara anda saat bercerita, dengan ini anda bisa mendengarnya sendiri dan memperbaiki kekurangannya.
7. Pastikan cerita anda bukan dusta atau mengada-ada, karena bisa jadi acuan anak saat mereka sudah dewasa.

Sesungguhnya, kejujuran akan membimbing pada kebaikan, dan kebaikan akan membimbing ke surga, dan seseorang yang jujur dan membiasakan untuk jujur akan dicatat sebagai seorang yang jujur. Sebaliknya, sesungguhnya dusta akan membimbing pada kejahatan, dan kejahatan akan membimbing ke neraka dan dicatat sebagai pendusta (HR. AL-Bukhari no.6094 dan Muslim no.2607).
Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada