Showing posts with label ASI. Show all posts
Showing posts with label ASI. Show all posts

Tuesday, January 31, 2012

Baby Crying


The experts called for new moms who have babies and give milk to be less panic if the baby cry more often. Studies show that babies get breast milk are more likely to cry than those who drank milk formula.

Scientists from the Medical Research Council in England declared, the nature prone to crying of babies that drinking milk is a natural phenomenon. Although the babies are given formula appear more satisfied and easy to be appeased, breast milk remains the best for the baby and can not be replaced. For this reason, experts hope the parents especially those new to have a baby for more realistic and remain patient and faithful to breastfeed for the health and well children in the future.

Breastfeeding does not need an easy struggle, so that not a few mothers who were eventually forced to quit in the middle of the road with a variety of reasons. But for the good of the baby, mothers are still advised to breastfeed exclusively for at least the first six months.

The most common reason that revealed the mother who finally decide to stop breastfeeding is "breast milk alone can not satisfy my baby". According to experts from the MRC, this fact reflects perspesi irritability or irritability "cranky" in infants as a negative sign.
In fact, MRC scientists confirmed that the properties of easy cranky babies is something that is normal and is a natural way in conveying their wishes to the mother and this need not be a threat. For example, some babies will cry when experiencing fatigue or body pain.

Meanwhile, the reason why babies fed on formula so calm, perhaps because they were just too stuffed
"Babies who are bottle-fed seem more satisfied, but research indicates these babies and excess nutrients and their weight rise too fast. Our findings are basically the same as any other stage of life that people often feel that it makes good eating," said the leader research, Dr Ken Ong.

In his research, Ken asked more than 300 mothers to make comments about their baby's temperament and state whether they give breast milk or formula. A total of 137 infants was recorded exclusively breastfed, 88 exclusively bottle-fed, and 91 babies are breastfed are punctuated formula. Who attained their babies breast milk of mothers has a properties assessed temperamental and tend to cry more often.
Continue reading...

Thursday, January 27, 2011

Pohon Turi


Tanaman turi mempunyai khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit: sariawan, disentri, diare, scabies, cacar air, keseleo, terpukul,Keputihan, batuk, beri-beri, sakit kepala, radang tenggorokan, demam, nifas, produksi ASI, hidung berlendir, batuk, rematik, luka dan masih banyak lagi. Cara pemanfaatan tanaman turi sebagai tanaman obat tradisional adalah pada bagian kulit batang, bunga, daun, akar.

KEGUNAAN:
Kulit batang (terutama bagian pangkalnya):
- Sariawan
- Disentri, diare
- Scabies
- Cacar air
- Demam dengan erupsi kulit

Daun:
- Keseleo
- Memar akibat terpukul (hematoma)
- Luka
- Keputihan (fluor albus)
- Batuk
- Hidung berlendir, sakit kepala
- Memperbanyak produksi ASI
- Beri-beri
- Demam
- Nifas
- Radang tenggorokan

Bunga:
- Memperbanyak dan memperlancar pengeluaran ASI
- Hidung berlendir

Akar:
- Pegal linu (rheumatism)
- Batuk berdahak

PEMAKAIAN :
Untuk minum: Kulit batang turi merah bagian pangkal sebesar ibu jari direbus.
Pemakaian luar : Kulit batang secukupnya ditumbuk halus, untuk pemakaian setempat seperti scabies. Daun segar setelah ditumbuk halus, diikatkan pada bagian tubuh yang memar atau keseleo.

CARA PEMAKAIAN:
  1. Sariawan: Kulit batang segar secukupnya diremas-remas dalam air, untuk kumur-kumur. Lakukan 3 kali sehari. Atau dapat juga dengan merebus kulit batang sebesar ibu jari dan meminumnya.
  2. Sariawan, sakit tenggorokan : Daun secukupnya dicuci bersih lalu diremas-remas dalam air matang. Digunakan untuk kumur-kumur pada tenggorokan (gargle).
  3. Radang tenggorokan : Segenggam daun turi merah direbus dengan air bersih secukupnya. Setelah dingin disaring, airnya dipakai untuk kumur-kumur. Lakukan kumur-kumur sebanyak 4 kali sehari.
  4. Disentri berak darah: Kulit batang sebesar ibu jari dari pohon turi yang bunganya merah direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas, setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari.
  5. Kuku jari bengkak akibat tersandung atau terpukul: Daun secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Taruh diatas kuku yang sakit dan kulit sekitarnya, lalu dibalut. Ganti 2-3 kali sehari. Bekukan darah dibawah kuku akan hilang dan sakitnya akan berkurang.
  6. Keputihan: Segenggam daun turi putih dan kunyit sebesar ibu jari dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan 3/4 cangkir air minum, diaduk merata lalu diperas dan disaring, minum. Lakukan 2 kali sehari.
Continue reading...

Sunday, April 11, 2010

Turmeric For Health


Kunyit atau Kunir adalah salah satu tanaman rempah dan obat asli dari wilayah Asia Tenggara. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya mengkonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Kunyit sering digunakan dalam masakan sejenis gulai, dapat juga digunakan untuk memberi warna kuning pada masakan (contohnya nasi kuning di Indonesia). Indonesia memiliki variasi tumbuhan kunyit lebih banyak dan merupakan salah satu penghasil kunyit terbesar di dunia.

Manfaat kunyit:
  1. Kunyit mengandung Kurkumin, yaitu suatu senyawa turunan fenolik dari hasil isolasi rimpang tanaman kunyit. Kurkumin dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker baru dan dapat memerangi kanker.
  2. Kunyit bisa dipakai untuk menyembuhkan yang berkaitan dengan penyimpangan pada kerja ginjal, bau badan yang tidak sedap dan mata yang tidak tahan terhadap sinar matahari.
  3. Kunyit dapat mengobati sariawan, bengkak dimulut atau radang tenggorokan dengan cara kunyit diparut kemudian air perasannya ditambah sedikit garam dan diminum.
  4. Kunyit dapat mengatasi panas dalam/demam: Caranya kunyit diparut, lalu peras lalu ambil air perasannya dan campur dengan madu. Ini juga sangat effektif untuk menyembuhkan flu/demam pada ibu-ibu yang hamil, sehingga terhindar dari penggunaan obat-obatan kimia yang bisa berbahaya terhadap janin yang dikandungnya.
  5. Bila dikonsumsi oleh para ibu hamil, dipercaya bayi yang lahir akan bersih dari lemak-lemak yang seringkali menempel/menutupi seluruh badan bayi, dan kunyit dapat melancarkan persalinan serta memperbanyak ASI.
  6. Umbi akar dari kunyit yang berumur lebih dari satu tahun dipakai sebagai obat karena bersifat mendinginkan, membersihkan, mempengaruhi bagian perut khususnya pada lambung , merangsang, melepaskan lebihan gas di usus, menghentikan pendarahan dan mencegah penggumpalan darah.
  7. Kunyit juga digunakan sebagai obat anti gatal dan anti kejang serta mengurangi pembengkakan selaput lendir mulut.
  8. Kunyit dapat digunakan untuk menyembuhkan hidung yang tersumbat, caranya dengan membakar kunyit dan menghirupnya.
  9. Kunyit membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menyembuhkan dan mencegah rematik, mengobati diabetes melitus, tifus, morbili, campak, usus buntu, disentri, dan keputihan, melancarkan haid, serta meredamkan rasa mulas saat haid.
  10. Kunyit yg diremas-remas dengan biji cengkeh dan melati digunakan untuk obat radang hati dan penyakit kulit. Sementara akar kunyit yang diremas-remas digunakan untuk obat luar penyakit bengkak dan rematik.
  11. Parutan kunyit yg dicampur dengan asam kawak digunakan untuk mengobati kaki luka. Salep yg dibuat dari campuran kunyit dengan minyak kelapa banyak digunakan untuk menyembuhkan kaki yg bengkak dan untuk mengeluarkan cairan nanah.
Continue reading...

Tuesday, April 6, 2010

ASI Menyelamatkan Bayi Dan Ibu


Pemberian ASI pada jam pertama setelah kelahiran seperti memberikan suntikan pertama kepada sang bayi, karena pada saat itulah bayi akan terselamatkan dari kematian.

2 faktor yang membuat berkurangnya angka kematian pada bayi yaitu:
1. Kontak kulit antara ibu dan bayi:
Ketika bayi yang baru dilahirkan ditempelkan kedada ibunya untuk menyusui, maka bakteri dikulit sekitar puting akan terjilat oleh bayi. Meskipun beragam bakteri tersebut, kebanyakan tidak berbahaya tetapi jika tertelan oleh bayi maka akan membentuk antibodi dalam tubuh bayi. Antibodi tersebut mampu melawan masuknya beragam bakteri berbahaya yang ada disekitarnya. Kondisi inilah yang dapat mengurangi angka kematian pada bayi.

2. Kolustrum (air susu pertama yang kental dan berwarna kekuningan) yang dihisap bayi:
Kolustrum mengandung nutrisi dan kaya antibodi. Jika satu jam pertama itu "hilang" artinya bayi tidak diberikan kesempatan untuk menyusui pada jam pertama kelahirannya maka kesempatan mendapatkan kolustrum pun hilang. Padahal kolustrum dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Selama beberapa bulan berikutnya, bayi yang minum kolustrum memiliki daya tahan tubuh yang prima dan tidak mudah terkena sakit.

Sedangkan manfaat ASI bagi ibu adalah saat menyusui bayi mengakibatkan rahim berkontraksi dan kontraksi tersebut mempercepat penyembuhan luka-luka akibat melahirkan. Proses produksi susu juga akan menstimulasi produksi hormon-hormon yang menenangkan dan membuat relaks sang ibu maupun bayinya.
Selamat Menyusui bagi sang Ibu yang mempunyai bayi.
Continue reading...

Monday, February 15, 2010

Air Susu Ibu (Dengan Segala Manfaatnya)


Air Susu Ibu (ASI) adalah sebuah cairan kehidupan untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. ASI mengandung nutrisi dan elemen dengan jumlah yang sesuai untuk pertumbuhan bayi yang sehat. Memberikan ASI kepada bayi bukan saja memberikan kebaikan bagi bayi tapi juga keuntungan bagi sang ibu. Bayi yang diberi ASI sampai lebih dari 9 bulan akan menjadi dewasa dan lebih cerdas karena ASI mengandung DHA/AA. ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf.

Hari pertama setelah melahirkan, payudara akan menghasilkan kolustrum, yaitu cairan kekuningan yang mengandung protein tinggi yang membentuk antibodi, enzim, dan hormon. Perkembangan bayi yang terlalu lamban bukan karena ASI sang ibu tidak cukup, tetapi karena bayi tidak mendapat susu yang cukup, disebabkan karena cara bayi menghisap puting susu yang kurang tepat.
Pemberian susu yang baik harus sesuai kebutuhan bayi. Teknik dan posisi menyusui harus tepat, bayi membuka mulutnya lebar-lebar untuk memasukkannya ke puting/aerola. Bayi yang telah melakukan gerakan menyusui dengan tepat jika telinga dan pelipisnya bergerak-gerak yang menandakan otot rahangnya bekerja keras.

Manfaat ASI bagi seorang ibu:
1. Menghentikan Pendarahan.
Selama ASI digunakan, produksi oksitosin-hormon yang berperan dalam produksi ASI akan berlangsung terus. Hormon ini bermanfaat bagi ibu karena membuat otot-otot polos rahim dan pembuluh darah menjadi berkerut. Hal ini akan bekerja secara maximal setelah melahirkan dan ibu bisa langsung mulai menyusui bayinya. Dengan demikian, penyempitan pembuluh darah yang terbuka saat melahirkan bisa dipercepat.
2. Mencegah Kanker dan Kehamilan.
Penelitian menunjukkan bahwa ibu yang memberikan ASI secara eksklusif memiliki resiko terkena kanker payudara dan kanker ovarium lebih kecil dibanding yang tidak menyusui secara eksklusif. Karena ASI secara tepat menemukan keberadaan sel-sel kanker dan kemudian membunuhnya. Adalah zat yang disebut alpha-lac (alphalactalbumin) yang terdapat dalam jumlah besar di dalam ASI, yang mengenali keberadaan se-sel kanker dan membunuhnya. Alpha-lac dihasilkan oleh sebuah protein yang membantu pembuatan gula laktosa di dalam susu
3. Membantu mengurangi timbunan lemak
Ibu yang menyusui secara eksklusif ternyata lebih mudah dan lebih cepat kembali ke berat badan semula seperti pada saat belum hamil. Timbunan lemak yang terbentuk pada masa kehamilan sebetulnya memang disiapkan sebagai sumber tenaga dalam proses produksi ASI. Dengan menyusui, tubuh akan menghasilkan ASI lebih banyak sehingga timbunan lemak yang berfungsi sebagai cadangan tenaga akan terpakai dan berat badan ibu akan cepat kembali seperti sebelum kehamilan.

Persiapan Ibu Sebelum Menyusui.
1. Pilihlah bra dengan bahan lembut (sebaiknya dari bahan katun) dengan model yang benar-benar menyangga payudara, tali bra yang lebar, serta bagian belakang yang bisa disesuaikan. Periksalah ukuran payudara secara teratur, karena payudara akan terus membesar selama kehamilan.
2. Memasuki 36 minggu sebelum melahirkan, sebaiknya sudah memilih bra menyusui yang sesuai. Memakai bra dengan ukuran yang tidak sesuai dapat menyebabkan infeksi pada kelenjar susu.
3. Memasuki 24 minggu sebelum melahirkan, persiapkanlah dengan merawat puting susu dengan cara membersihkannya pada waktu mandi.
4. Pada akhir bulan kehamilan, sekitar 6 minggu menjelang kelahiran mulailah membuka saluran susu dengan memijat lembut payudara pada bagian gelap dari payudara (aerola) dan puting susu. Pijatan ini, mungkin dapat mengeluarkan tetesan air susu yang berupa cairan kental berwarna kekuningan. Jika sudah selesai, bersihkan payudara dan puting susu dengan air dan keringkan dengan handuk, dan jangan menggunakan sabun didaerah puting.

Menyusui memang kelihatan sederhana karena orang yang berpendidikan terbataspun bisa melakukannya. Memutuskan untuk menyusui sebaiknya sudah direncanakan sejak terjadi kehamilan, supaya kita tahu tehnik dan manfaat menyusui yang tepat dan cara merawat payudara agar terhindar dari bakteri-bakteri yang dapat mengganggu kesehatan ibu dan anak. Selamat Menyusui bagi Ibu-ibu yang sedang masa menyusui.
Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada