Showing posts with label Ibu. Show all posts
Showing posts with label Ibu. Show all posts

Thursday, April 7, 2011

Ibu Menyusui


Menyusui pada prinsipnya adalah sebuah proses yang alami. Jadi kecil kemungkinan seorang ibu mengalami kegagalan atau tidak mampu menyusui bayinya. Banyak atau sedikitnya ASI juga tidak tergantung pada besar kecilnya ukuran payudara. Semakin sering ibu menyusui bayinya, maka produksi ASI akan terus meningkat. Namun, agar pemberian ASI optimal harus dimulai sejak usia kehamilan dini dengan mempersiapkan diri dan memperhatikan dua hal yang utama, yaitu makanan dan juga perawatan payudara.

Makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat menyusui
  1. Makanan yang pedas dan bersantan: Karena dapat mengakibatkan gangguan pencernaan.
  2. Sayuran yang mengandung gas, seperti kol dan kembang kol: Karena dapat membuat kembung perut pada bayi.
  3. Merokok: Karena zat nikotin yang ada dalam tembakau akan mengalir melalui ASI ke dalam tubuh bayi.
  4. Alkohol: Kandungan alkohol akan memberi efek negatif bagi tubuh yang tentu juga akan berpengaruh bagi si kecil.
  5. Softdrink: Softdrink mempunyai kandungan gula yang sangat tinggi yang beresiko meningkatkan naiknya kadar gula dalam darah anda.
  6. MSG: Konsumsi makanan yang mengandung MSG berlebihan bisa memicu alergi dan menyebabkan kumpulan berbagai penyakit. Untuk itu perhatikan makanan yang anda konsumsi meskipun susah menghitung berapa banyak kandungan MSG yang tercampur dalam makanan yang telah anda konsumsi.
  7. Makanan mengandung pengawet dan pewarna: Zat pengawet seperti formalin dan zat pewarna tekstil yang sering digunakan pada makanan dapat menyebabkan penyakit seperti kanker dan gangguan fungsi hati.
  8. Minuman Isotonik: Kandungan ion dalam minuman isotonik baik dikonsumsi saat tubuh sedang melakukan aktivitas fisik berat, namun akan berefek sebaliknya jika tubuh sedang tidak melakukan aktifitas fisik yang berat.
Ibu yang bekerja setelah tiga bulan cuti tetap bisa memberi buah hati ASI minimal dalam 6 bulan pertama kehidupannya. Bagi para Ibu yang harus segera bekerja kembali, tidak ada alasan untuk tidak memenuhi anjuran ini. Ibu tetap dapat memberikan ASI dengan cara memerahnya kemudian menyimpan dalam botol yang diletakkan di lemari pendingin. Proses ini hanya membutuhkan waktu 10-15 menit. ASI bisa diperah dengan tangan atau pompa susu khusus, dengan cara yang mudah dan praktis.
Continue reading...

Tuesday, April 6, 2010

ASI Menyelamatkan Bayi Dan Ibu


Pemberian ASI pada jam pertama setelah kelahiran seperti memberikan suntikan pertama kepada sang bayi, karena pada saat itulah bayi akan terselamatkan dari kematian.

2 faktor yang membuat berkurangnya angka kematian pada bayi yaitu:
1. Kontak kulit antara ibu dan bayi:
Ketika bayi yang baru dilahirkan ditempelkan kedada ibunya untuk menyusui, maka bakteri dikulit sekitar puting akan terjilat oleh bayi. Meskipun beragam bakteri tersebut, kebanyakan tidak berbahaya tetapi jika tertelan oleh bayi maka akan membentuk antibodi dalam tubuh bayi. Antibodi tersebut mampu melawan masuknya beragam bakteri berbahaya yang ada disekitarnya. Kondisi inilah yang dapat mengurangi angka kematian pada bayi.

2. Kolustrum (air susu pertama yang kental dan berwarna kekuningan) yang dihisap bayi:
Kolustrum mengandung nutrisi dan kaya antibodi. Jika satu jam pertama itu "hilang" artinya bayi tidak diberikan kesempatan untuk menyusui pada jam pertama kelahirannya maka kesempatan mendapatkan kolustrum pun hilang. Padahal kolustrum dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Selama beberapa bulan berikutnya, bayi yang minum kolustrum memiliki daya tahan tubuh yang prima dan tidak mudah terkena sakit.

Sedangkan manfaat ASI bagi ibu adalah saat menyusui bayi mengakibatkan rahim berkontraksi dan kontraksi tersebut mempercepat penyembuhan luka-luka akibat melahirkan. Proses produksi susu juga akan menstimulasi produksi hormon-hormon yang menenangkan dan membuat relaks sang ibu maupun bayinya.
Selamat Menyusui bagi sang Ibu yang mempunyai bayi.
Continue reading...

Monday, February 15, 2010

Air Susu Ibu (Dengan Segala Manfaatnya)


Air Susu Ibu (ASI) adalah sebuah cairan kehidupan untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. ASI mengandung nutrisi dan elemen dengan jumlah yang sesuai untuk pertumbuhan bayi yang sehat. Memberikan ASI kepada bayi bukan saja memberikan kebaikan bagi bayi tapi juga keuntungan bagi sang ibu. Bayi yang diberi ASI sampai lebih dari 9 bulan akan menjadi dewasa dan lebih cerdas karena ASI mengandung DHA/AA. ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf.

Hari pertama setelah melahirkan, payudara akan menghasilkan kolustrum, yaitu cairan kekuningan yang mengandung protein tinggi yang membentuk antibodi, enzim, dan hormon. Perkembangan bayi yang terlalu lamban bukan karena ASI sang ibu tidak cukup, tetapi karena bayi tidak mendapat susu yang cukup, disebabkan karena cara bayi menghisap puting susu yang kurang tepat.
Pemberian susu yang baik harus sesuai kebutuhan bayi. Teknik dan posisi menyusui harus tepat, bayi membuka mulutnya lebar-lebar untuk memasukkannya ke puting/aerola. Bayi yang telah melakukan gerakan menyusui dengan tepat jika telinga dan pelipisnya bergerak-gerak yang menandakan otot rahangnya bekerja keras.

Manfaat ASI bagi seorang ibu:
1. Menghentikan Pendarahan.
Selama ASI digunakan, produksi oksitosin-hormon yang berperan dalam produksi ASI akan berlangsung terus. Hormon ini bermanfaat bagi ibu karena membuat otot-otot polos rahim dan pembuluh darah menjadi berkerut. Hal ini akan bekerja secara maximal setelah melahirkan dan ibu bisa langsung mulai menyusui bayinya. Dengan demikian, penyempitan pembuluh darah yang terbuka saat melahirkan bisa dipercepat.
2. Mencegah Kanker dan Kehamilan.
Penelitian menunjukkan bahwa ibu yang memberikan ASI secara eksklusif memiliki resiko terkena kanker payudara dan kanker ovarium lebih kecil dibanding yang tidak menyusui secara eksklusif. Karena ASI secara tepat menemukan keberadaan sel-sel kanker dan kemudian membunuhnya. Adalah zat yang disebut alpha-lac (alphalactalbumin) yang terdapat dalam jumlah besar di dalam ASI, yang mengenali keberadaan se-sel kanker dan membunuhnya. Alpha-lac dihasilkan oleh sebuah protein yang membantu pembuatan gula laktosa di dalam susu
3. Membantu mengurangi timbunan lemak
Ibu yang menyusui secara eksklusif ternyata lebih mudah dan lebih cepat kembali ke berat badan semula seperti pada saat belum hamil. Timbunan lemak yang terbentuk pada masa kehamilan sebetulnya memang disiapkan sebagai sumber tenaga dalam proses produksi ASI. Dengan menyusui, tubuh akan menghasilkan ASI lebih banyak sehingga timbunan lemak yang berfungsi sebagai cadangan tenaga akan terpakai dan berat badan ibu akan cepat kembali seperti sebelum kehamilan.

Persiapan Ibu Sebelum Menyusui.
1. Pilihlah bra dengan bahan lembut (sebaiknya dari bahan katun) dengan model yang benar-benar menyangga payudara, tali bra yang lebar, serta bagian belakang yang bisa disesuaikan. Periksalah ukuran payudara secara teratur, karena payudara akan terus membesar selama kehamilan.
2. Memasuki 36 minggu sebelum melahirkan, sebaiknya sudah memilih bra menyusui yang sesuai. Memakai bra dengan ukuran yang tidak sesuai dapat menyebabkan infeksi pada kelenjar susu.
3. Memasuki 24 minggu sebelum melahirkan, persiapkanlah dengan merawat puting susu dengan cara membersihkannya pada waktu mandi.
4. Pada akhir bulan kehamilan, sekitar 6 minggu menjelang kelahiran mulailah membuka saluran susu dengan memijat lembut payudara pada bagian gelap dari payudara (aerola) dan puting susu. Pijatan ini, mungkin dapat mengeluarkan tetesan air susu yang berupa cairan kental berwarna kekuningan. Jika sudah selesai, bersihkan payudara dan puting susu dengan air dan keringkan dengan handuk, dan jangan menggunakan sabun didaerah puting.

Menyusui memang kelihatan sederhana karena orang yang berpendidikan terbataspun bisa melakukannya. Memutuskan untuk menyusui sebaiknya sudah direncanakan sejak terjadi kehamilan, supaya kita tahu tehnik dan manfaat menyusui yang tepat dan cara merawat payudara agar terhindar dari bakteri-bakteri yang dapat mengganggu kesehatan ibu dan anak. Selamat Menyusui bagi Ibu-ibu yang sedang masa menyusui.
Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada