Showing posts with label sayur. Show all posts
Showing posts with label sayur. Show all posts

Friday, February 24, 2012

Sayur Kangkung


Kangkung memang daun yang berserat dan cukup sulit untuk dicerna. Orang-orang selama ini sering beranggapan bahwa serat yang sulit dicerna ini menyebabkan tubuh kita membutuhkan lebih banyak oksigen. Logikanya, oksigen yang menuju kepala akhirnya diserap ke perut dan usus untuk membantu pencernaan kangkung.

Kangkung atau Ipomoea reptans terdiri dari dua varietas, yakni kangkung darat yang disebut kangkung cina dan kangkung air yang tumbuh secara alami di sawah, rawa, atau parit. Perbedaan antara kangkung darat dan kangkung air terletak pada warna bunga. Kangkung air berbunga putih kemerah-merahan, sedangkan kangkung darat berbunga putih bersih. Perbedaan lainnya terletak pada bentuk daun dan batang. Kangkung air berbatang dan berdaun lebih besar dibandingkan kangkung darat. Warna batangnya juga bebeda. Kangkung air berbatang hijau, sedangkan kangkung darat berbatang putih kehijau-hijauan. Selain itu, kangkung darat lebih banyak bijinya daripada kangkung air. Itulah sebabnya kangkung darat diperbanyak lewat biji, sedangkan kangkung air diperbanyak dengan menggunakan stek pucuk batang.

Tanaman kangkung berasal dari India, yang kemudian menyebar ke Malaysia, Birma, Indonesia, Cina Selatan, Australia, dan Afrika. Kangkung banyak ditanam di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Barat. Kangkung termasuk suku Convolvulaceae atau keluarga kangkung-kangkungan, merupakan tanaman yang tumbuh cepat dan memberikan hasil dalam waktu 4-6 minggu sejak dari benih. Kangkung memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Selain mengandung vitamin A, B1, dan C, kangkung juga mengandung protein, kalsium, fosfor, besi, karoten, dan sitosterol.

Secara farmakologis, kangkung berperan sebagai antiracun (antitoksik), antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghentikan perdarahan (hemostatik), dan sedatif (obat tidur).

Manfaat:
  • Mengurangi haid: Daun kangkung (kira-kira setengah kilogram) dicuci dan ditumbuk halus. Lalu tuangkan air setengah gelas. Kemudian saring dan tuangkan 1 sendok makan madu. Minum 1 kali sehari sekaligus.
  • Mimisan: Seikat daun kangkung yang segar dicuci dan ditumbuk halus. Tambahkan sedikit gula dan seduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, saring, minum 2 kali sehari.
  • Sakit kepala: Seikat daun kangkung segar direbus dengan 2 gelas air hingga 1 gelas. Kemudian air hasil rebusan tersebut diminum.
  • Ambeien: Segenggam akar kangkung dicuci dan direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, minum setengah gelas sebanyak 2 kali sehari.
  • Insomnia: Daun kangkung sering dikonsumsi dalam bentuk tumis kangkung tanpa batang.
  • Sakit gigi: Segenggam akar kangkung ditambahkan setengah sendok teh cuka, kemudian direbus dengan 1 gelas air. Gunakan air rebusannya sekaligus 1 kali sehari.
  • Melancarkan air seni: Segenggam akar kangkung direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum air rebusannya sekaligus 1 kali sehari.
  • Menghilangkan ketombe: Seikat daun kangkung direndam semalaman hingga airnya berwarna kebiruan. Lalu, keramas dengan air rendaman. Sebaiknya dilakukan setiap hari.
  • Sembelit dan mual pada ibu hamil: Ibu hamil dianjurkan untuk sering mengkonsumsi tumisan sayur kangkung.
  • Gusi bengkak: 200 gr akar kangkung dicuci bersih, lalu direbus dengan 200 cc air dan 200 cc cuka. Setelah hangat, air rebusan itu digunakan untuk kumur-kumur. Lakukan hal tersebut berulang-ulang.
  • Kapalan: Bagian kulit yang menebal diolesi dengan getah kangkung dan lakukan setiap hari.
  • Kulit gatal karena eksim: Daun kangkung segar dicuci, lalu direbus dengan air secukupnya sekitar 5 menit. Setelah hangat, pakai untuk mencuci bagian yang sakit. Lakukan setiap hari.
Continue reading...

Thursday, January 21, 2010

Sayuran untuk anak-anak


Sulit makan sayur menjadi problem bagi sebagian anak, padahal sayur merupakan nutrisi penting bagi pertumbuhan anak terutama kandungan betakarotin, mineral, dan serat. Tidak ada alasan untuk tidak memberikan sayur meskipun anak-anak menolak.

Ada cara mudah menghidangkan sayuran kepada anak-anak:
1. Untuk anak yang sulit makan sayur, samarkan sayuran dengan cara dihaluskan. Campurkan kedalam makanan favoritnya misalnya nugget, perkedel, mie, nasi, puding, kue-kue, atau es krim.
2. Bila anak-anak tidak menolak makan sayuran yang tampak secara fisik, lebih mudah bagi anda untuk menyiapkan hidangan sayuran yang menggugah selera. Potong sayuran dengan bentuk-bentuk yang lucu sesuai kegemarannya, dan sayuran dimasak hingga matang dan empuk. Umumnya anak-anak menolak makan sayur bukan karena ia tidak suka, tetapi karena ia harus mengunyah terlalu lama. Dan sebaiknya sayuran disajikan ketika masih hangat karena lebih menggugah nafsu makan anak.

Nugget Bayam
2 siung bawang putih, cincang
50g bawang bombai, cincang
1sdm minyak goreng, untuk menumis
250g udang kupas, cincang
200g daging ayam giling
100g bayam, rebus hingga empuk, dan dicincang
2sdm tepung terigu
1sdm tepung kanji
1 butir telur, kocok dengan garpu hingga rata.
1sdt gula pasir
1 1/2sdt garam
1/4sdt merica bubuk
minyak untuk menggoreng

Pelapis: 2 putih telur, 100g tepung panir

1. Panaskan minyak goreng, masukkan bawang putih dan bombai, tumis sampai harum.
2. Campur bumbu tumis dengan udang cincang, daging ayam giling, bayam, tepung terigu, tepung kanji, telur, gula pasir, dan garam. Aduk hingga rata dan masukkan kedalam loyang datar setebal 1cm, kukus hingga matang(20 menit)
3. Setelah dingin, potong kecil-kecil (sesuai selera), celupkan ke putih telur, lalu lumuri dengan tepung panir.
4. Panaskan minyak goreng, goreng nugget hingga kecoklatan dan matang
5. Sajikan hangat.
Continue reading...

Tuesday, January 19, 2010

Colour Yourself Healthy


Mengkonsumsi buah dan sayur dengan warna yang berbeda setiap hari adalah kunci dari kesehatan yang optimal. Berbagai warna sayur dan buah yang dikonsumsi memiliki berbagai kandungan fitonutrisi yang berbeda-beda, yang semuanya bermanfaat untuk tubuh kita. Fitonutrisi merupakan senyawa kimia pada tumbuhan yang berfungsi menjaga tumbuhan dari lingkungan sekitar, pemangsa, virus, bakteri dan jamur. Ratusan fitonutrisi telah diketahui manfaatnya bagi kesehatan manusia, antara lain lutein, lycopene, resveratrol, beta carotene, allicin. Bahan-bahan aktif ini terbukti memiliki banyak kegunaan, seperti menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah, membantu pertumbuhan sel dan fungsi organ tubuh, serta sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas. Jadi, warnailah piring anda setiap hari dengan berbagai sayur dan buah-buahan yang berbeda-beda agar dapat memberi manfaat optimal bagi kesehatan anda.

JINGGA - KUNING
Mengandung beta karoten sebagai antioksidan yang bisa mencegah penyakit jantung, kanker kulit, dan penuaan dini. Selain itu juga sebagai sumber vitamin C yang membantu tubuh menyerap zat besi untuk mencegah anemia dan rasa letih berlebihan.

HIJAU
Mengandung lutein, vitamin dan mineral yang baik untuk sistem kekebalan tubuh dan juga untuk mata dan kulit. Vitamin K dalam sayuran hijau membantu tubuh menyerap kalsium untuk kekuatan tulang, pertumbuhan kuku dan rambut yang sehat.

MERAH
Mengandung lycopene, antioksidan tinggi yang juga melindungi tubuh dari infeksi virus dan mencegah penuaan dini. Selain itu antioksidan dalam buah berwarna merah melindungi sel tubuh dari kerusakan dan baik untuk kesehatan kulit karena melindungi lapisan kolagen dalam tubuh.


UNGU - BIRU HITAM
Mengandung anthocyanidins resveratrol, striknin, skopolamin, skopoletin, dan skoparon yang merupakan senyawa aktif yang bisa menghambat serangan gugup atau kekejangan saraf. Selain manfaat antioksidan yang tinggi, sayur dan buah berwarna ungu - biru hitam ini baik untuk memperlancar peredaran darah.

PUTIH
Mengandung allicin, bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, kesehatan fungsi arteri dan kelancaran peredaran darah.
Continue reading...
 

Hanya Catatan ku Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada